Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kerusuhan di Prancis Harus Jadi Pelajaran untuk Tetap Menjaga Kebhinnekaan

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 05 Juli 2023
Kerusuhan di Prancis Harus Jadi Pelajaran untuk Tetap Menjaga Kebhinnekaan

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar sebuah mobil saat hari kelima aksi protes menyusul penembakan Nahel di Tourcoing, Prancis, Minggu (2/7/2023). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tragedi kerusuhan di Perancis mesti dijadikan pelajaran untuk Indonesia. Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus menegaskan agar tragedi tersebut bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia terutama aparat keamanan.



Pimpinan DPR Bidang Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) ini menegaskan bahwa kejadian tersebut dapat menjadi pembelajaran agar kebhinnekaan Indonesia harus dijaga, kerukunan antar lapisan masyarakat jangan sampai dirusak.

Baca Juga:

DPR Desak Pemerintah Jamin Keamanan WNI di Prancis

"Ini pembelajaran untuk kita, terutama aparat keamanan bagaimana menangani masalah-masalah sosial di lingkungan masyarakat. Ini harus menjadi pelajaran untuk menjaga kebhinnekaan kita," tandas Lodewijk kepada awak media di Jakarta, Rabu (5/7).

Kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Prancis, dia turut mengimbau agar bisa menjaga diri, membaca situasi, dan selalu berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Prancis.

"Saya sebagai Pimpinan DPR mengimbau agar bisa membaca situasi dan membatasi keluar, dan tentunya rajin berkomunikasi dengan kedutaan dan konsulat yang ada di sana, apa yang harus mereka lakukan," ungkap Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga mengatakan, bagi WNI di sana agar jangan sampai terlibat, dan mewaspadai euforia kerusuhan di sana. Lodewijk juga mengimbau WNI agar mengikuti arahan dari kedutaan dan konsulat setempat.

Baca Juga:

Macron Perintahkan Pemulihan Prancis dari Kerusuhan

"Pada giliranya mereka harus mengevakuasi diri, laksanakan sesuai dengan prosedur-prosedur yang ditentukan oleh Kedutaan Republik Indonesia yang ada di Paris termasuk konsulat yang ada di tempat," papar purnawirawan Jenderal TNI bintang dua ini.

Sekedar informasi, kerusuhan besar-besaran terjadi di Prancis usai kematian seorang remaja laki-laki usia 17 tahun pada Selasa (27/6).

Diketahui, setelah penembakan maut remaja bernama Nahel M itu terjadi kerusuhan selama empat malam berturut-turut. Bahkan unit-unit polisi dan pasukan keamanan lainnya menyebar ke seluruh negeri untuk memadamkan kerusuhan.

Buntut dari kerusuhan tersebut massa melakukan penjarahan di beberapa wilayah Prancis. 4.500 personel polisi belum bisa meredam amarah massa. Dilaporkan sebanyak 2.500 bangunan terbakar dan terjadi penjarahan. (Knu)

Baca Juga:

Jane Fonda Ungkap Pernah Diajak Tidur Bersama oleh Sutradara Prancis

#Prancis #Kerusuhan Massa #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wakil Ketua DPR RI Komentari Usul Hak Angket Kasus Mantan JAM-Pidsus, Sebut belum Ada Pembahasan
Saan memastikan usul yang disampaikan anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman itu belum pernah dibahas pimpinan DPR maupun fraksi-fraksi di parlemen.
Dwi Astarini - 2 jam, 13 menit lalu
Wakil Ketua DPR RI Komentari Usul Hak Angket Kasus Mantan JAM-Pidsus, Sebut belum Ada Pembahasan
Olahraga
Prancis vs Spanyol: Data dan Statistik Gila Lini Serang Les Bleus Siap Bobol Tembok Kokoh La Roja
Dominasi performa Les Bleus terlihat jelas melalui keunggulan statistik atas tim kontestan lain
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Data dan Statistik Gila Lini Serang Les Bleus Siap Bobol Tembok Kokoh La Roja
Indonesia
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 2026, Saan: Kami Kejar Semaksimal Mungkin
DPR menargetkan RUU Perampasan Aset rampung 2026. Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengatakan, bakal mengejar semaksimal mungkin.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 2026, Saan: Kami Kejar Semaksimal Mungkin
Indonesia
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Polda NTB harus segera mengusut tuntas perkara ini dan membongkar potensi pembiaran serta kelalaian sistemik dalam tata kelola lembaga pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Olahraga
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Serangan verbal terhadap anak asuh Didier Deschamps bermula sejak fase gugur babak 32 besar berakhir
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Indonesia
Duel Taktik Prancis vs Spanyol: Filosofi Relasionisme Melawan Posisional
Kekhawatiran utama staf kepelatihan Prancis terletak pada potensi kalah jumlah pemain pada sektor krusial lini tengah lapangan
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Duel Taktik Prancis vs Spanyol: Filosofi Relasionisme Melawan Posisional
Indonesia
Gaji ASN Dipangkas untuk PPPK, DPR Ingatkan jangan Sampai Turunkan Layanan Publik
Langkah ekstrem tersebut berpotensi menurunkan kualitas layanan publik di daerah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Gaji ASN Dipangkas untuk PPPK, DPR Ingatkan jangan Sampai Turunkan Layanan Publik
Indonesia
Kepercayaan Publik Dipertaruhkan, Legislator Minta BNI Bongkar Akar Dugaan Korupsi KUR di Jember
Peristiwa itu bukan sekadar pelanggaran prosedur atau penyimpangan internal, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap tujuan utama program Kredit Usaha Rakyat.
Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Kepercayaan Publik Dipertaruhkan, Legislator Minta BNI Bongkar Akar Dugaan Korupsi KUR di Jember
Indonesia
PDIP-PAN Kompak Minta Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dihukum Mati
Fraksi PDIP dan PAN di Komisi III sama-sama meminta aparat penegak hukum memproses perkara tersebut secara tegas
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
PDIP-PAN Kompak Minta Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dihukum Mati
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 Semi Final: Prancis vs Spanyol, Inggris vs Argentina, Cek Jam Tayang dan Live Streaming Gratis
Jadwal Piala Dunia 2026 semi final lengkap. Simak laga Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, jam tayang WIB, stadion, serta link live streaming resmi.
ImanK - Minggu, 12 Juli 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 Semi Final: Prancis vs Spanyol, Inggris vs Argentina, Cek Jam Tayang dan Live Streaming Gratis
Bagikan