Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kepala BGN Tegaskan Program MBG Tak Gunakan Sistem Reimburse

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 06 Mei 2025
Kepala BGN Tegaskan Program MBG Tak Gunakan Sistem Reimburse

Sejumlah warga Boyolali di dapur membantu masak program Makan Bergizi Gratis. (foto: dokumen tim Prabowo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lagi menggunakan sistem reimburse dalam pelaksanaannya.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme keuangan yang digunakan dalam program ini mengadopsi pola bantuan pemerintah yang langsung disalurkan kepada yayasan mitra.

Hal itu disampaikan Dadan Hindayana dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5).

Baca juga:

Marak Siswa Keracunan usai Santap Makanan, Protokol Distribusi MBG Diperketat

“Pola bantuan pemerintah ini dilakukan karena ini adalah biaya sosial yang bisa dicairkan ke pihak atau kelompok masyarakat atau ke yayasan. Badan gizi tidak mau mengambil risiko dengan perorangan atau kelompok masyarakat maka KMD kami memilih yayasan,” ujar Dadan.

Lebih lanjut, Dadan menyampaikan bahwa semula dana bantuan langsung masuk ke rekening yayasan dan bisa langsung digunakan. Namun, BGN mengubah skema ini dengan menambahkan proses verifikasi melalui SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Kini, BGN menerapkan sistem virtual account (VA) untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

“VA hanya bisa dicairkan oleh dua pihak, satu oleh perwakilan yayasan dan satu lagi oleh kepala SPPG. Kita harap bahwa seluruh transaksi dilakukan melalui digital. Jadi hal-hal yang kami benahi seperti ini. Dan bahkan sekarang itu tidak ada satuan SPPG yang boleh jalan duluan sblm memiliki VA,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa per 5 Mei 2025, seluruh transaksi keuangan dalam Program MBG wajib menggunakan VA. Sistem reimburse yang sempat digunakan sebelumnya hanya berlaku sementara, dan kini telah dihentikan sepenuhnya.

Baca juga:

Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Berkebutuhan Khusus (SKH) Negeri 01 Tangsel

“Mulai minggu ini ke depan seluruh transaksi menggunakan VA dan juga mitra-mitra bekerja dengan uang muka yang dikirim oleh badan gizi utk 10 hari ke depan Jadi kalau mitra ingin melaksanakan program MBG pada tanggal 5 Mei maka mitra dengan kepala SPPG harus membuat proposal di tanggal 20 April kemudian masuk ke kami, kemudian kami verifikasi nanti uangnya akan kami kirim dari KPPN langsung ke VA,” tambahnya.

BGN juga menetapkan sistem pelaporan berkala. Setiap proposal pengajuan anggaran baru harus disertai laporan penggunaan dana sebelumnya. Dana yang tidak terpakai akan dicatat dan dikurangkan dari pengajuan berikutnya, guna mencegah pemborosan dan memastikan efisiensi anggaran.

“Jadi nanti akan terlihat karena nanti akan ada tiga komponen yaitu bahan baku operasional dan insentif. Bahan baku dan operasional sifatnya add cost,” kata Dadan. (Pon)

#Makan Bergizi Gratis #DPR RI #Makan Siang Bergizi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Tak Miliki SPPG maupun Dapur MBG, Janji Benahi Tata Kelola
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menegaskan dirinya dan keluarganya tidak memiliki SPPG maupun dapur MBG.
Ananda Dimas Prasetya - 13 menit lalu
Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Tak Miliki SPPG maupun Dapur MBG, Janji Benahi Tata Kelola
Indonesia
DPR Kometari Pengunduran Diri Nanik S Deyang, Sebut Harus Jadi Momentum Perbaikan Program MBG
Fokus utama pemerintah bukan sekadar mencari pengganti, melainkan membenahi program MBG.
Dwi Astarini - 50 menit lalu
DPR Kometari Pengunduran Diri Nanik S Deyang, Sebut Harus Jadi Momentum Perbaikan Program MBG
Indonesia
Temuan 414 Dapur Bermasalah Jadi Warisan Terakhir Nanik sebelum Mundur dari Kursi Kepala BGN
Temuan tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan Nanik selama sekitar satu setengah bulan memimpin BGN.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Temuan 414 Dapur Bermasalah Jadi Warisan Terakhir Nanik sebelum Mundur dari Kursi Kepala BGN
Indonesia
Politik Berbiaya Tinggi Pemicu Kepala Daerah Korupsi
Maraknya kepala daerah tersangkut korupsi tidak terlepas dari tingginya biaya politik serta faktor karakter pribadi pemimpin.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Politik Berbiaya Tinggi  Pemicu Kepala Daerah Korupsi
Indonesia
Ditawari Prabowo Jabatan Baru, Eks Bos BGN Nanik S Deyang Trauma Pegang Uang: Akuttt
Nanik S Deyang mundur dari Kepala BGN demi berobat jantung ke luar negeri. Meski trauma mengelola anggaran, dia tetap ditawari Presiden Prabowo posisi Ketua Dewan Pengawas BGN.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Ditawari Prabowo Jabatan Baru, Eks Bos BGN Nanik S Deyang Trauma Pegang Uang: Akuttt
Indonesia
Nanik S Deyang sudah Nyatakan Mundur, Tetap Diminta Presiden Prabowo Awasi BGN
Nanik berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan jantung.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik S Deyang sudah Nyatakan Mundur, Tetap Diminta Presiden Prabowo Awasi BGN
Indonesia
Nanik S Deyang Sebut ‘sang Adik’ Gantikannya sebagai Kepala BGN, Bisa Menjewer kalau Ada Penyimpangan
Nanik menyebut terdapat potensi Presiden Prabowo akan membentuk dewan pengawas BGN dan implementasi MBG.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik S Deyang Sebut ‘sang Adik’ Gantikannya sebagai Kepala BGN, Bisa Menjewer kalau Ada Penyimpangan
Indonesia
Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasan Nanik S Deyang Pilih Berobat Jantung di Luar Negeri
Nanik Sudaryati Deyanga akan terbang ke luar negeri untuk menjalani perawatan, tetapi enggan menjelaskan nama rumah sakit ataupun negara yang akan dituju.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasan Nanik S Deyang Pilih Berobat Jantung di Luar Negeri
Indonesia
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Presiden Prabowo menyetujui pengunduran dirinya, tapi tetap diminta awasi MBG.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Indonesia
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Penyerapan anggaran Kemenkes rendah karena dipengaruhi pemblokiran anggaran senilai Rp 12,3 triliun.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Bagikan