Kenali Vertigo, Penyebab hingga Cara Mengatasinya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 03 April 2024
Kenali Vertigo, Penyebab hingga Cara Mengatasinya

Ketahui apa itu vertigo, penyabab, hingga solusinya. (Foto: Pixabay/Geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketika mengalami pusing dan kondisi disekitar terasa seperti berputar, bisa jadi kamu mengalami apa yang disebut dengan Vertigo. Konidisi ini seringkali dianggap sebagai penyakit, padahal sebenarnya vertigo merupakan gejala dari penyakit lain. Lantas, apa itu vertigo?

Jika dilihat dari penyebabnya, vertigo terbagi menjadi dua yakni perifer dan sentral. Vertigo perifer disebabkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam. Menurut laman Alodokter, kondisi yang dapat memicu vertigo perifer termasuk benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), labirinitis, penyakit Meniere, atau sindrom Ramsay Hunt.

Sementara, vertigo sentral terjadi akibat gangguan pada otak. Berbeda dengan perifer, vertigo sentral dapat disebabkan oleh stroke, cedera kepala atau leher, tumor otak, atau penyakit Parkinson.

Baca juga:

Jenis Makanan Penyebab Vertigo yang Perlu Dihindari

Ketika seseorang mengalami vertigo, kepala seakan terasa berputar berbeda dengan pusing biasa. Kondisi ini biasanya juga disusul dengan mual, muntah, gerakan bola mata yang tidak normal, hingga telinga berdenging. Umumnya vertigo berlangsung selama beberapa menit, pemicu awalnya umum karena gerakan atau perubahan posisi kepala.

Meski demikian, vertigo jarang menyebabkan komplikasi. Namun, pusing akibat vertigo bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Selain itu, penderita juga dapat hilang keseimbangan sehingga berisiko terjatuh dan mengalami cedera.

Baca juga:

Kepala Pusing Sebelah Kiri, Awas Dehidrasi

Cara mengatasi vertigo

Vertigo umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Pada beberapa kasus, kondisi ini memang membutuhkan bantuan dokter untuk mengatasinya. Ada beberapa cara untuk meredakan dan mengatasi vertigo:

- Tidak banyak bergerak
- Duduk atau berbaring ketika vertigo terjadi
- Tidak mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba
- Tidak membaca tulisan apa pun
- Menghindari sinar yang terlalu terang

Vertigo juga bisa diatasi dengan obat-obatan, misalnya betahistine. Kemudian, vertigo juga dapat dicegah dengan mengurangi perubahan posisi kepala secara tiba-tiba dan menghindari posisi bungkuk saat mengambil benda di lantai.

Jika vertigo tak kunjung reda, segera periksakan diri ke dokter. Pada beberapa kasus, penanganan dokter dibutuhkan karena vertigo bisa jadi pertanda kondisi yang lebih serius. (*)

Baca juga:

Awas Leher Tegang dan Pusing Setelah Santap Lemak

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan