Kesehatan

Awas Leher Tegang dan Pusing Setelah Santap Lemak

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 24 April 2023
Awas Leher Tegang dan Pusing Setelah Santap Lemak

Konsumsi hidangan tinggi lemak bisa menimbulkan leher tegang dan pusing pada seseorang. (Foto: Pexels/chan walrus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HIDANGAN makanan yang bervariasi menjadi salah satu hal ditunggu saat Lebaran. Walaupun bulan puasa telah berlalu, tetapi sebaiknya kamu tetap mengontrol nafsu makan agar tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berlemak tinggi, apalagi lemak jenuh. Konsumsi hidangan tinggi lemak bisa menimbulkan leher tegang dan pusing pada seseorang.

“Makanan tinggi karbohidrat, seperti kue-kue kering dan ketupat (makanan khas Lebaran). Kemudian yang tinggi lemak, misalnya segala macam daging, ditambah santan, itu semua memang berlemak tinggi,” kata Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr Inggrid Tania, Msi, dikutip dari Antara.

Baca Juga:

Lezat, Makanan Ini Ternyata Mengandung Kolesterol Jahat

Selain kondisi leher tegang dan pusing, keluhan seperti begah, mual, konstipasi, dan diare juga dapat dialami segera bahkan dapat terjadi dalam hitungan menit setelah seseorang mengonsumsi hidangan tinggi lemak. Gejala tegang pada leher dan pusing menandakan aliran darah yang melambat. Oleh karena itu, kondisi ini sudah bisa langsung seseorang rasakan saat satu kali mengonsumsi makanan yang tinggi lemak.

Diare dapat dialami segera setelah seseorang mengonsumsi hidangan yang tinggi lemak. (Foto: Pexels/Sora Shimazaki)

“Kalau aliran darah melambat, termasuk aliran darah ke otak itu juga menjadi lambat. Akhirnya, menimbulkan keluhan pusing, kemudian biasanya pembuluh darah itu juga akan menjadi kaku, akhirnya menimbulkan tegang pada leher,” jelas Inggrid.

Jika kamu mudah mengalami konstipasi atau sembelit, kondisi tersebut akan makin berat. Selain itu, seseorang juga akan lebih mudah diare setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak. Inggrid juga menambahkan gejala-gejala ini belum langsung berhubungan dengan kolesterol karena proses lemak dimetabolisme tubuh hingga akhirnya menjadi kolesterol membutuhkan waktu.

Baca Juga:

Begini nih Kaitan antara Daging Kambing dan Kolesterol Tinggi

“Makanan begitu masuk ke dalam tubuh lalu dicerna itu masih sebagai lemak yang nanti menjadi asam-asam lemak, kemudian ada proses lagi metabolisme dalam tubuh, nanti membentuk kolesterol, misalnya LDL, HDL, kilomikron juga termasuk di dalamnya,” jelasnya.

Semua proses lemak dimetabolisme tubuh hingga akhirnya menjadi kolesterol membutuhkan waktu. (Foto: Unsplash/bawah reserve)

Terdapat beberapa jenis kolesterol dalam bentuk lipid dan protein, antara lain LDL (Low Density Lipoprotein) atau dikenal sebagai kolesterol jahat karena merupakan penyebab utama munculnya plak dalam pembuluh darah. Lalu HDL (High Density Lipoprotein), yang dikenal sebagai kolesterol baik yang dapat mengangkut kelebihan kolesterol dari jaringan dan membawanya kembali ke hati untuk diproses kembali atau dibuang dari tubuh. Terakhir VLDL, (Very Low Density Lipoprotein), digunakan untuk energi dan pemindahan lemak. (vca)

Baca Juga:

Cara Memotong Daging Kambing Bisa Memengaruhi Tingkat Keempukan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan