Kenali Tanda Anak Masuk Fase Grown Spurt

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 01 November 2019
Kenali Tanda Anak Masuk Fase Grown Spurt

Penuhi kebutuhan si kecil saat masa growth spurt (Foto: pexels/victoria borodinova)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Grown spurt adalah fase yang akan dilalui hampir semua bayi. Di masa itu, sang ibu harus ekstra bekerja keras untuk memberi asupan gizi ke buah hati yang lebih. Grown spurt sendiri adalah fase dimana masa pertumbuhan bayi lebih cepat dari biasanya. Rata-rata terjadi antara 3 bulan sampai satu tahun

Jika kamu tak mengetahui si kecil, pasti akan kebingungan. Karena di saat itu ada beberapa prilaku buah hati yang berbeda dari sebelum atau setelah grown spurt. Berdasarkan dari laman alodokter, terdapat tiga tanda yang umum sering terjadi. Apa saja itu?

Baca juga:

Tips dan Trik Agar Anak Mau Melahap Menu Sehat di Meja Makan

1. Meningkatnya frekuensi menyusu

Meningkatnya frekuensi menyusu (Foto: pexels/nikolay osmachko)
Meningkatnya frekuensi menyusu (Foto: pexels/nikolay osmachko)

Seiring bertambahnya usia, si kecil akan mengalami pertumbuhan, secara perlahan. Baik fisik maupun non fisik (mental). Salah satunya frekuensi menyusu. Bayi yang beranjak dewasa akan mengalami peningkatan nafsu menyusu.

Kalau biasanya menyusu sekitar delapan kali dalam sehari, saat growth spurt berubah jadi 12 hingga 14 kali per hari. Tak hanya frekuensi menyusu bertambah, jadwal rutinitas menyusui juga berubah.

Untuk mencukupi asupan si kecil, kamu harus siap menyusui kapanpun, di manapun dan sebanyak apapun. Tapi kamu tak perlu khawatir. Penting untuk mendukung asupan ASI si kecil. Kamu hanya harus banyak mengonsumsi makanan dan minuman pendukung ASI. Untuk bayi yang minum susu formula, siapkan botol ekstra.

2. Tambah rewel

Saat si kecil bertumbuh belajar berjalan (Foto: pexels/pixabay)
Saat si kecil bertumbuh belajar berjalan (Foto: pexels/pixabay)

Tak hanya mengalami peningkatan dalam jumlah yang dikonsumsi, si kecil juga menunjukkan tanda-tanda lainnya seperti gelisah, ingin selalu berdekatan dengan ibunya dan terkadang menjadi rewel.

Risikonya si kecil meminta digendong sepanjang waktu dan menangis saat ditaruh. Bahkan, ada bayi yang terlihat berlebihan. Misalkan, terlihat sangat lapar saat melihat payudara ibunya.

Baca juga:

Parents, Gali Juga Potensi Anak di Luar Akademik

Meski belum diketahui secara pasti, perubahan perilaku bisa membuat si kecil kelelahan. Selain itu, perubahan perilaku juga memungkinkan si kecil menuju perkembangan tertentu. Di antaranya, belajar berguling, merangkak atau berjalan.

3. Perubahan pola tidur

Terjadi perubahan pola tidur pada bayi (foto: pexels/ivone de melo)
Terjadi perubahan pola tidur pada bayi (foto: pexels/ivone de melo)

Terjadi sebelum dan selama lonjakan tumbuh kembang anak. Biasanya, si kecil mengalami perubahan pola tidur. Ditandai perilaku yang mudah mengantuk, atau tidur lebih lama dari biasanya. Selama growth spurt, ada penelitian yang menunjukkan jam tidur seorang bayi hingga 4,5 jam lebih lama dari kesehariannya.

Saat tertidur lelap, otak akan memproduksi hormon pertumbuhan atau human growth hormone (HGH) yang mendukung masa tumbuh kembang si kecil. Meski begitu, ada pula yang sebaliknya. Jam tidurnya lebih sedikit saat growth spurt. Tak perlu khawatir, ini hal normal. (Dys)

Baca juga:

Kenalin nih, Super Food Terbaru Bernama Ghee

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Lifestyle
Susu Soya, Jawaban Tepat untuk Anak dengan Intoleransi Laktosa
Ini merupakan pilihan yang bijak dan menyehatkan bagi anak-anak yang tidak bisa menoleransi susu sapi.
Dwi Astarini - Jumat, 04 Juli 2025
Susu Soya, Jawaban Tepat untuk Anak dengan Intoleransi Laktosa
Lifestyle
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Paparan musik, terutama musik klasik, terbukti memiliki dampak positif pada perkembangan kognitif anak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Juni 2025
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Lifestyle
Bahaya Gawai Mengintai Si Kecil, Dokter Peringatkan Dampak Buruknya pada Kebiasaan Makan dan Tumbuh Kembang!
Nimaz lebih mengutamakan kebiasaan makan bersama di meja makan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Juni 2025
Bahaya Gawai Mengintai Si Kecil, Dokter Peringatkan Dampak Buruknya pada Kebiasaan Makan dan Tumbuh Kembang!
Fun
Wujudkan Kebersamaan dan Keakraban, LEGO Kampanyekan 'Main Bareng Bangun Silaturahmi' Ajak Seluruh Keluarga Kumpul di Ramadan
LEGO Group ingin mendekatkan keluarga melalui permainan kreatif dengan LEGO bricks guna menciptakan momen kebersamaan yang berharga selama bulan Ramadan.
Dwi Astarini - Minggu, 16 Maret 2025
Wujudkan Kebersamaan dan Keakraban, LEGO Kampanyekan 'Main Bareng Bangun Silaturahmi' Ajak Seluruh Keluarga Kumpul di Ramadan
Fun
Parents, Lakukan 6 Hal ini untuk Mengajarkan Anak Berpuasa
Dengan cara yang tepat, berpuasa Ramadan tidak jadi hal yang menyulitkan dan beban buat anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Maret 2025
Parents, Lakukan 6 Hal ini untuk Mengajarkan Anak Berpuasa
Bagikan