Kenali Kiat-Kiat Memahami Sisi Gelap Diri

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 23 Mei 2022
Kenali Kiat-Kiat Memahami Sisi Gelap Diri

Kenali tips ampuh memahami sisi gelap diri (Foto: pixabay/fotorech)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SESEORANG mungkin bingung bagaimana dalam memahami sisi gelap diri dan pikiran, dan cara mengatasinya. Mengenai hal tersebut, lewat buku 'Merawat Luka Batin' Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Jiemi Ardian Sp.KJ membagikan tips untuk masalah tersebut.

Pada bukunya, Dokter Jiemi memberikan tips terkait latihan mindfulness serta cara menghindari dan mengatasi pikiran-pikiran tentang menyakiti diri sendiri, dorongan untuk bunuh diri, hingga pemahaman seseorang untuk mengasihi dan membantu orang dengan depresi.

Baca Juga:

Kanada Akan Legalkan Bunuh Diri Medis untuk Penyakit Mental

"Saya menyusun buku yang berisi langkah-langkah praktis ini sebagai alat swabantu untuk mengenali dan mengatasi depresi. Apa saja yang perlu dilakukan, kemana kita mencari pertolongan, perlukah menggunakan obat-obatan dari psikiater, teknik apa yang perlu dilakukan akan coba dibahas dalam buku ini," ujar dr. Jiemi pada siaran pers Gramedia Pustaka Utama seperti yang dikutip dari laman Antara.

Dokter Jiemi memberikan tips terkait latihan mindfulness serta cara menghindari dan mengatasi pikiran-pikiran tentang menyakiti diri sendiri, dorongan untuk bunuh diri (Foto: pixabay/baggeb)

Jiemi secara khusus membahas perihal depresi yang merupakan kumpulan perasaan sangat menggangu serta begitu melekat, seakan kamu tidak bisa terlepas dari perasaan itu. Semua orang yang mengalaminya ingin menjauh dari pola merusaknya.

Tapi, sebanyak apapun movitasi seperti halnya 'kamu pasti bisa melewati semua ini, kamu harus bersyukur, banyak orang tidak seberuntung kamu' dan saran 'kamu kurang beriman, banyak-banyak berdoa,' depresi tetap ada.

Bahkan, Jiemi mengatakan bahwa depresi tidak akan hilang dengan senyuman atau tawa palsu yang seolah menjadi obat bius maupun usaha berkata pada diri sendiri 'ayo kamu pasti bisa' yang sebenarnya sama saja dengan memhobongi diri.

Meski begitu, Jiemi mengatakan bahwa buku itu tidak bisa menggantikan peran dari tenaga profesional seperti pskiater atau psikolog klinis. Namun, bisa menjasi pegangan bersama tenaga kerja profesional untuk bisa keluar dari depresi.

Baca Juga:

Kenali Pengaruh Iklim dengan Masalah Kesehatan Mental

Ada beberapa banyak hal yang tentang depresi yang bis dipelajari di buku 'Merawat Luka Batin' (Foto: pixabay/anemone123)

Sedikit informasi, Jiemi Ardian menyelesaikan pendidikan dokter dan spesialis kedokteran jiwa di Universitas Sebelas Maret. Saat masa pendidikan kedokteran jiwa, Jiemi sangat tertarik dengan beberapa tema seperti depresi, bunuh diri, self-harm dan trauma.

Berangkat dari pengalaman pribadinya, Jiemi ingin sebanyak mungkin orang mengizinkan dirinya ditolong dan mendapatkan kembali kebahagiaannya.

Saat ini Jiemi masih terus belajar hingga tersertifikasi sebagai pengajar Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) dan Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT) dari Mindful Academy Solterreno, Spanyol dan Bangor University, Wales. (Ryn)

Baca Juga:

Kesadaran Akan Kesehatan Mental Picu Hadirnya Tren Staycation

#Kesehatan Mental #Depresi #Stres
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Dunia
Ibu Negara Prancis Brigitte Macron Disebut Kena Gangguan Kecemasan karena Dituduh sebagai Laki-Laki
Sepuluh terdakwa menyebarkan apa yang oleh jaksa digambarkan sebagai ‘komentar jahat’ mengenai gender dan seksualitas Brigitte.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
  Ibu Negara Prancis Brigitte Macron Disebut Kena Gangguan Kecemasan karena Dituduh sebagai Laki-Laki
Fun
Self-Care Menjadi Ruang Ekspresi dan Refleksi bagi Perempuan, Penting untuk Jaga Kesehatan Mental
Merawat diri tidak lagi sekadar urusan penampilan fisik, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menjaga kesehatan mental dan keseimbangan emosional.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Self-Care Menjadi Ruang Ekspresi dan Refleksi bagi Perempuan, Penting untuk Jaga Kesehatan Mental
Lifestyle
The Everyday Escape, 15 Menit Bergerak untuk Tingkatkan Suasana Hati
Hanya dengan 15 menit 9 detik gerakan sederhana setiap hari, partisipan mengalami peningkatan suasana hati 21 persen lebih tinggi jika dibandingkan ikut wellness retreat.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
The Everyday Escape, 15 Menit Bergerak untuk Tingkatkan Suasana Hati
Indonesia
Smart Posyandu Difokuskan untuk Kesehatan Jiwa Ibu setelah Melahirkan
Posyandu Ramah Kesehatan Jiwa diperkuat untuk mewujudkan generasi yang sehat fisik dan mental.
Dwi Astarini - Senin, 06 Oktober 2025
Smart Posyandu Difokuskan untuk Kesehatan Jiwa Ibu setelah Melahirkan
Lifestyle
Kecemasan dan Stres Perburuk Kondisi Kulit dan Rambut
Stres dapat bermanifestasi pada gangguan di permukaan kulit.
Dwi Astarini - Kamis, 04 September 2025
Kecemasan dan Stres Perburuk Kondisi Kulit dan Rambut
Fun
Menyembuhkan Luka Batin lewat Kuas dan Warna: Pelarian Artscape Hadirkan Ruang Aman untuk Gen Z Hadapi Stres
Pelarian Artscape hadir sebagai pelampiasan yang sehat dan penuh makna.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 04 Agustus 2025
Menyembuhkan Luka Batin lewat Kuas dan Warna: Pelarian Artscape Hadirkan Ruang Aman untuk Gen Z Hadapi Stres
Bagikan