Kenali Jenis Keputihan Pada Miss V

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 27 Februari 2021
Kenali Jenis Keputihan Pada Miss V

Perempuan perlu mengenal berbagai jenis keputihan. (Foto: Pixabay/Tumisu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEPUTIHAN memang masalah yang umum dialami oleh semua perempuan. Keputihan bisa menjadi sesuatu yang wajar dan bermanfaat jika berwarna bening atau putih, bertekstur menyerupai lendir, dan tidak berbau. Namun, keputihan juga bisa mengindikasi adanya penyakit di dalam organ intim perempuan jika mengeluarkan bau tak sedap.

Melansir dari webmd.com, keputihan terbagi ke beberapa tipe dilihat dari warna dan baunya. Tentu saja perbedaan tipe ini juga memiliki arti tersendiri. Jika keputihan sudah menyebabkan efek gatal dan iritasi di area kulit selangkangan, sebaiknya segera diperiksa ke dokter. Masalah keputihan yang dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan infeksi pada vagina.

Baca juga:

Miskonsepsi Tentang Miss V

1. Berwarna bening dan tidak berbau

Keputihan yang normal berwarna bening dan tidak berbau. (Foto: Pixabay/qimono)
Keputihan yang normal berwarna bening dan tidak berbau. (Foto: Pixabay/qimono)

Keputihan normalnya memang berwarna bening dan tidak berbau. Biasanya teksturnya menyerupai lendir. Fungsi utama keputihan sebenarnya untuk membersihkan dari bakteri dan menjaga PH di dalam vagina agar tetap stabil.

2. Berwarna coklat

Keputihan berwarna coklat bisa menjadi indikasi awal penyakit kanker. (Foto: Pixabay/analogicus)
Keputihan berwarna coklat bisa menjadi indikasi awal penyakit kanker. (Foto: Pixabay/analogicus)

Jika keputihan mulai berubah warna menjadi coklat tetapi tidak berbau, bisa jadi siklus menstruasimu sedang kacau. Hal ini biasa disebabkan oleh naik turunnya berat badan secara drastis atau pikiran yang terlalu stres. Namun, jika menimbulkan rasa sakit di sekitar perut bagian bawah, bisa jadi keputihan berwarna coklat menindikasi gejala kanker endometrium.

Baca juga:

Mitos Tentang Miss V yang Buat Runyam Perempuan

3. Berwarna putih dan bertekstur seperti keju

Perbaiki cara membersihkan area intim jika keputihan memiliki tekstur seperti keju. (Foto: Pixabay/DianaLavrova)
Perbaiki cara membersihkan area intim jika keputihan memiliki tekstur seperti keju. (Foto: Pixabay/DianaLavrova)

Keputihan yang berwarna putih tetapi memiliki tekstur seperti keju mengindikasikan bahwa kamu kurang menjaga kebersihan. Perhatikan lagi cara membersihkan area intim dengan benar dan rutin mengganti celana dalam secara berkala.

4. Berwarna kuning dan berbau busuk

 Infeksi vagina biasa ditandai dengan keputihan berwarna kuning. (Foto: Pixabay/Pexels)
Infeksi vagina biasa ditandai dengan keputihan berwarna kuning. (Foto: Pixabay/Pexels)

Keputihan berwarna kuning dan berbau busuk biasanya dibarengi dengan sensasi gatal atau terbakar. Tipe keputihan seperti ini perlu diwaspadai karena mengindikasikan kemungkinan terjadinya infeksi pada vagina.

5. Berwarna pink

Keputihan berwarna pink muda menandakan awal atau berakhirnya menstruasi. (Foto: Pixabay/congerdesign)
Keputihan berwarna pink muda menandakan awal atau berakhirnya menstruasi. (Foto: Pixabay/congerdesign)

Jangan buru-buru panik ketika kamu mengalami keputihan berwarna pink. Tipe ini merupakan tanda awal atau berakhirnya menstruasi. Keputihan bisa menjadi warna pink akibat tercampur oleh sedikit darah menstruasi yang luruh.

6. Berwarna abu-abu

Keputihan berwarna abu-abu mengindikasi terganggunya stabilitas bakteri baik di dalam vagina. (Foto: Pixabay/PIRO4D)
Keputihan berwarna abu-abu mengindikasi terganggunya stabilitas bakteri baik di dalam vagina. (Foto: Pixabay/PIRO4D)

Keputihan berwarna abu-abu sudah dapat dipastikan mengindikasi infeksi di dalam vagina. Biasanya hal tersebut merupakan pertanda dari bacterial vaginosis atau BV. Bacterial vaginosis disebabkan oleh terganggunya keseimbangan bakteri alami di dalam vagina karena meningkatkan jumlah bakteri jahat. (mar)

Baca juga:

Cegah Infeksi pada Miss V, Sebelum Terlambat

#Kesehatan #Miss V
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan