Kementerian Kebudayaan Lanjutkan Revitalisasi Keraton Solo, Sasar Keraton Kilen

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 11 Maret 2026
Kementerian Kebudayaan Lanjutkan Revitalisasi Keraton Solo, Sasar Keraton Kilen

Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah mendata kerusakan Keraton Kilen, Rabu (11/3). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEMENTERIAN Kebudayaan kembali melanjutkan revitalisi Keraton Surakarta Hadiningrat dengan menyasar Keraton Kilen. Diketahui, Keraton Kilen merupakan banguman era PB X yang digunakan sebagai rumah dinas.

Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah mengirimkan sejumlah petugas untuk memulai pendataan di Keraton Kilen. Tidak hanya itu, anggota TNI juga dilibatkan untuk bersih-bersih memotongi pohon serta semak belukar.

Juru Bicara Panembahan Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Pakoenegoro, mengatakan terdapat tujuh petugas dari BPK Wilayah X Jawa Tengah. Mereka sudah mulai mengukur, memotret, memvideokan, menggambar, mencatat, dan mendata berbagai hal di Keraton Kilen.

“Revitalisasi Keraton Solo dilanjutkan. Pendataan meliputi lima hal secara gradual komprehensif, yaitu pendataan terhadap benda, struktur, bangunan, situs, dan kawasan,” kata Pakoenegoro, Rabu (11/3).

Dia menegaskan syarat minimum bangunan untuk direbiyalisasi terpenuhi yaitu adanya dua situs bersejarah yang berdekatan dan memiliki keterikatan historis. “Nah, Keraton Surakarta ini suatu kawasan cagar budaya yang sangat besar sehingga dalam pemeringkatan dikategorikan peringkat nasional," kata dia.

Baca juga:

Pemkot Solo Setop Bayari Listrik Keraton Solo Rp19 Juta per Bulan, tak Ada Dana



Dia mengatakan pendataan termasuk bagian dari upaya perlindungan kawasan cagar budaya. "Setiap rinci akan didata, sebanyak-banyak rincian. Sebagian besar atau kami berharap bahkan seluruhnya bisa didata. Dimulai dari Keraton Kilen, nanti sampai ke kawasan-kawasan lain di keraton," ucap dia.

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia telah bersurat kepada Panembahan Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Dalam surat bernomor 48/L/KB.09.02/2026 tertanggal 24 Februari 2026 tersebut, Kementerian Kebudayaan memohon izin pendataan kekayaan budaya di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Surat yang ditujukan kepada Kanjeng Gusti Pangeran Harya Panembahan Agung Tedjowulan ini ditandatangani Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan.

"Kementerian Kebudayaan meminta agar diberi akses dan kemudahan dalam melakukan pendataan melalui pencatatan dan pendokumentasian," jelas Pakoenegoro.

Saat menanggapi permohonan tersebut, kata dia, Gusti Tedjowulan telah melakukan rapat koordinasi dengan Tim Lima Revitalisasi, Pengageng Sasana Wilapa, dan Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta. Ia kemudian mengirimkan surat jawaban yang pada intinya siap menyambut, mengantar, dan membantu proses pendataan.

"Kami mendapatkan informasi dari BPK Wilayah X Jawa Tengah bahwa pendataan pada hari ini menandai dimulainya proses awal revitalisasi, yaitu studi kelayakan dan studi teknis. Kondisi Keraton Kilen dilihat langsung, difoto, divideo, diukur, digambar, dicatat, didata, dianalisis, dan seterusnya," paparnya

Ia menambahkan sinergitas antara pembersihan kawasan, pendataan kekayaan budaya, dan pelanjutan revitalisasi Keraton Surakarta, dimulai dari Keraton Kilen. "Kondisi Keraton Surakarta secara umum memang memprihatinkan. Kami dukung penuh revitalisasi,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset













#Solo #Keraton Solo #Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
14 Kabupaten/Kota Jawa Tengah Rawan Kekeringan, Pemprov Lakukan Modifikasi Cuaca
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat sedikitnya 14 dari 35 kabupaten/kota masuk kategori rawan kekeringan.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
14 Kabupaten/Kota Jawa Tengah Rawan Kekeringan, Pemprov Lakukan Modifikasi Cuaca
Indonesia
Nyasar di Jalur Banaran, Pendaki SMK 17 Tahun Ditemukan Tewas di Gunung Sumbing
Dude Kurniawan Pasha (17), pendaki Gunung Sumbing asal Colomadu, ditemukan meninggal setelah nyasar di jalur Banaran. Jenazah dimakamkan di Desa Gawanan, Colomadu.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
 Nyasar di Jalur Banaran, Pendaki SMK 17 Tahun Ditemukan Tewas di Gunung Sumbing
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Tradisi
Tradisi Sejak Kerajaan Demak, Keraton Solo Bunyikan Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari
Dua gamelan sekaten tersebut dibunyikan sebagai tanda dimulainya acara adat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW atau Grebeg Mulud Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Tradisi Sejak Kerajaan Demak, Keraton Solo Bunyikan Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari
Indonesia
Berkas Lengkap, 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Solo Segera Hadapi Persidangan
Kejari Solo menuntaskan penyidikan kasus korupsi dana hibah KONI. Kerugian negara mencapai Rp 1 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Berkas Lengkap, 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Solo Segera Hadapi Persidangan
Indonesia
Sempat Dibius, Begini Kondisi Didi Orang Utan yang Sempat Lepas dari Solo Safari
Didi bersikap kooperatif saat didekati keeper atau pawangnya sebelum dibius.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Sempat Dibius, Begini Kondisi Didi Orang Utan yang Sempat Lepas dari Solo Safari
Indonesia
Minyakita Bantuan Pemerintah di Wonogiri Bau Solar, Hasil Uji Lab Nyatakan tak Layak Konsumsi
Hasil uji laboratorium dari otoritas kompeten secara spesifik menunjukkan adanya cacat mutu yang fatal pada produk massal tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Minyakita Bantuan Pemerintah di Wonogiri Bau Solar, Hasil Uji Lab Nyatakan tak Layak Konsumsi
Indonesia
Nelayan Waduk Kedung Ombo Keluhkan Invasi Ikan Sapu-Sapu, Rugikan Petani Puluhan Juta
Jaring nelayan sekali dapat ikan sapu-sapu harus dipotong dan jaring tidak bisa dipakai lagi dan harus diperbaiki.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Nelayan Waduk Kedung Ombo Keluhkan Invasi Ikan Sapu-Sapu, Rugikan Petani Puluhan Juta
Indonesia
Pemprov Cicil Dana Dana Cadangan Rp1,2 Triliun untuk Pilgub Jateng 2029 Selama 3 Tahun
Besaran dana yang akan dialokasikan diperkirakan sekitar Rp 400 miliar setiap tahun selama tiga tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Pemprov Cicil Dana Dana Cadangan Rp1,2 Triliun untuk Pilgub Jateng 2029 Selama 3 Tahun
Indonesia
Minyakita Bau Solar di Wonogiri, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Miyakita bermasalah tersebut diketahui setelah warga menerima paket bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) di Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Minyakita Bau Solar di Wonogiri, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Bagikan