Kementan Diminta Kaji Ulang Rencana Ekspor Daging Ayam

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 25 September 2015
Kementan Diminta Kaji Ulang Rencana Ekspor Daging Ayam

Peternak menyemprotkan cairan di kandang ayam potong di Desa Wangandawa, Tegal, Jawa Tengah, Selasa (18/8). (Foto Antara/Oky Lukmansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Kementerian Pertanian (Kementan) berencana melakukan ekspor daging ayam ke beberapa negara tetangga. Harga ayam di pasar dalam negeri saat ini anjlok karena stok berlebih.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Srie Agustina mengapresiasi rencana tersebut. Namun, Indonesia belum bisa mengekspor ayam berbentuk daging melainkan harus diolah terlebih dahulu.

Dijelaskan Srie, ada beberapa faktor yang menyebabkan Indonesia belum bisa mengekspor daging ayam ke luar negeri. 

"Tujuannya bagus tapi sayangnya kita kan tidak bisa ekspor ayam dalam bentuk daging. Kita harus olah terlebih dahulu karena kita masuk kategori negara yang belum bebas dari flu burung," ujarnya di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Jumat (25/9)

Menanggapi rencana Kementan mengurangi day old chicken (DOC) sekitar 6 juta, Srie meminta Kementan menghitung terlebih dahulu jumlah kebutuhan DOC rill di dalam negeri.

Srie khawatir ekspor dan pengurangan DOC justru malah mengurangi pasokan di dalam negeri sehingga menyebabkan harga daging ayam di dalam negeri malah naik.

"Mesti dihitung kembali dengan cermat apa mungkin dari sisi peternak dengan itu bisa langsung seimbang tapikan dalam jangka panjang khawatir akan membuat kekurangan supply dan malah harga jadi tinggi kembali. Jadi menurut saya yang penting iu bagaimana teman-teman di sektor hulu dan hilir itu ada pembicaraan bahwa jangan sampai mereka mmbeli harga ayam itu di bawah HPP (harga pokok produksi)," ucapnya. (rfd)

Baca Juga: 

  1. KPPU Sebut Ada Kesamaan Antara Kelangkaan Ayam dan Sapi
  2. Kemendag Sebut Pedagang Ayam Tidak Mogok Tapi untuk Stabilkan Harga
  3. Stok Daging Ayam Aman, Daging Sapi Tunggu Impor
#Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #Srie Agustina
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Kemendag Tegur Shopee terkait Keluhan Konsumen, Banyak Barang tak Sesuai Pesanan
Kementerian Perdagangan memanggil Shopee, terkait banyaknya aduan konsumen. Shopee pun angkat bicara.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Kemendag Tegur Shopee terkait Keluhan Konsumen, Banyak Barang tak Sesuai Pesanan
Indonesia
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Cadangan beras pemerintah mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026. Pemerintah menyebut angka tersebut menjadi stok beras tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Olahraga
Kementan Tetapkan Harga Jual Kedelai Rp 11.500 per Kg, Pastikan Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global
Kementan menetapkan harga jual kedelai Rp 11.500 per kg. Kementan memastikan bahwa harga tetap stabil di tengah gejolak global.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Kementan Tetapkan Harga Jual Kedelai Rp 11.500 per Kg, Pastikan Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global
Indonesia
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Kemendag RI genjot ekspor rempah ke Uni Eropa melalui CEPA. Peluang besar terbuka dengan dukungan mitra seperti Unispices Wazaran BV di Belanda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Indonesia
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia mendorong perluasan kerja sama ekonomi dengan Pakistan melalui CEPA. Negosiasi diusulkan berlanjut pada awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Anggota Komisi VI DPR mengapresiasi terbitnya Permendag 43/2025 tentang Minyakita. Dorong peran Bulog dan ID Food serta pengawasan ketat agar harga sesuai HET.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Indonesia
Tampil di Pameran Dagang Alkes di Jerman, Sarung Tangan Medis Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp 200 Miliar
Kerja sama tersebut dijalin antara PT Haloni Jane dari Indonesia dan Excelmed Distribuidora De Materaiais Medicos E Odontologicos LTDA dari Brasil.
Dwi Astarini - Jumat, 21 November 2025
Tampil di Pameran Dagang Alkes di Jerman, Sarung Tangan Medis Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp 200 Miliar
Indonesia
Kemendag Musnahkan Pakaian Impor Bekas Senilai Rp 112 Miliar, Jatuhkan Sanksi Administrasif hingga Penutupan Usaha untuk Importir
Kemendag memusnahkan 19.391 balpres pakaian bekas impor senilai Rp 112 miliar dari 11 gudang di Bandung. Pemusnahan ditarget selesai akhir November.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Kemendag Musnahkan Pakaian Impor Bekas Senilai Rp 112 Miliar, Jatuhkan Sanksi Administrasif hingga Penutupan Usaha untuk Importir
Indonesia
Kemendag bakal Bela Eksportir Indonesia yang Hadapi Penyelidikan Trade Remedies
Menjadi bukti bahwa negara hadir membela kepentingan perdagangan dan industri nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Kemendag bakal Bela Eksportir Indonesia yang Hadapi Penyelidikan Trade Remedies
Indonesia
Kemenag Tetapkan Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Periode November 2025
HR CPO November 2025 meningkat ketimbang periode Oktober 2025 karena adanya ekspektasi peningkatan permintaan terutama dari Malaysia.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Oktober 2025
Kemenag Tetapkan Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Periode November 2025
Bagikan