Kementan Tetapkan Harga Jual Kedelai Rp 11.500 per Kg, Pastikan Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Kementan Tetapkan Harga Jual Kedelai Rp 11.500 per Kg, Pastikan Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

Kementerian Pertanian tetapkan harga jual kedelai. Foto: MerahPutih/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pertanian (Kementan) membuat gebrakan baru guna kendalikan harga kedelai, yang kini harganya naik akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran. Sebab, hal itu berdampak pada rantai pasok dunia.

Kini, Kementan memfasilitasi kesepakatan antara importir dan pengrajin tahu tempe untuk menjaga stabilitas harga kedelai melalui penerapan Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp 11.500 per kg di tingkat importir.

Kesepakatan ini memastikan harga kedelai di tingkat pengrajin tetap berada di bawah Rp 12.000 per kg sampai adanya perubahan kebijakan berikutnya, sehingga stabilitas harga pangan berbasis kedelai tetap terjaga.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat koordinasi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan bersama asosiasi dan pelaku usaha pada Kamis (9/4).

Baca juga:

Hadapi El Nino, Mentan Minta Importir Tahan Kenaikan Harga Pangan

Hal itu juga menegaskan komitmen bersama untuk menjaga ketersediaan pasokan kedelai sebagai bahan baku industri tahu dan tempe.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Yudi Sastro menegaskan, bahwa isu yang berkembang di masyarakat telah terverifikasi dan tidak benar. Lalu, memastikan komitmen bersama seluruh pihak tetap terjaga.

"Kami sudah verifikasi langsung ke pelaku usaha, dan informasi yang menyebut harga kedelai tembus Rp 20.000 itu tidak benar. Harga tetap di bawah HAP, bahkan di level importir masih sekitar Rp 11.500 (per kg)," tegas Yudi, Jumat (10/4).

Ia memastikan, kondisi pasokan dan harga saat ini masih terkendali. Persediaan kedelai masih cukup, harga juga masih terkendali sesuai dengan acuan pemerintah. Maka ia meminta masyarakat tak khawatir.

Baca juga:

Harga Plastik di Jakarta Naik hingga 40 Persen, Pelaku UMKM Kena Imbasnya

Yudi menjelaskan, bahwa dinamika global memang memberikan tekanan, terutama pada biaya logistik, transportasi, hingga komponen penunjang lainnya.

"Memang ada dampak dari perubahan geopolitik yang menyebabkan ongkos produksi dan distribusi meningkat. Tapi untuk kondisi saat ini pasokan masih cukup dan harga masih terkendali. Ini yang perlu kami sampaikan agar tidak terjadi kekhawatiran di masyarakat," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Kita sudah berkomitmen bersama untuk menjaga implementasi HAP di lapangan tetap berjalan. Ini penting agar stabilitas pangan tetap terjaga," katanya.

Baca juga:

Punya Stok 4,6 Juta Ton Pangan, Mentan Anggap Indonesia Aman Dari Goncangan Global

Kementan memastikan akan terus memantau implementasi kesepakatan ini serta mendorong peningkatan produksi kedelai dalam negeri.

"Tahun ini kita punya program pengembangan kedelai sekitar 37.500 hektare. Ini akan terus kita dorong sehingga ke depan ketergantungan terhadap impor bisa kita kurangi," tegas Yudi.

Berdasarkan data Gakoptindo yang diolah Badan Pangan Nasional per 8 April 2026, harga kedelai di berbagai wilayah masih berada dalam rentang yang wajar dan sesuai dengan HAP.

Sementara di Jakarta, rata-rata harga kedelai berada di kisaran Rp 10.500–11.000 per kg, Jawa Rp 10.555 per kg, Bali dan NTB Rp 10.550 per kg, Sumatra Rp 11.450 per kg, Sulawesi Rp 11.113 per kg, dan Kalimantan Rp 10.908 per kg.

Angka ini masih berada di bawah HAP kedelai impor di tingkat konsumen (pengrajin tahu tempe) yang ditetapkan maksimal Rp 12.000 per kg.

Sedangkan dari sisi importir, Direktur PT FKS Multi Agro Tbk, Tjung Hen Sen menyampaikan, bahwa harga dan pasokan kedelai masih dalam kondisi terkendali meskipun menghadapi tekanan global.

"Saya rasa di tingkat importir saat ini sudah wajar, mungkin di sekitar Rp 10.100 sampai Rp 10.300 per kg tergantung wilayah. Di tingkat pengrajin mungkin sekarang ini sekitar Rp 10.500 sampai dengan Rp 11.000 per kg," ujarnya.

Ia menegaskan, pelaku usaha terus berupaya menjaga stabilitas di tengah tantangan eksternal. Hen Sen menambahkan bahwa semua pihak harus terus bersinergi untuk menjaga stabilitas harga kedelai.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gakoptindo, Wibowo Nurcahyo menyebutkan, bahwa harga produk tahu dan tempe di tingkat pengrajin masih stabil.

"Kami jamin tahu tempe tidak naik harganya, tapi mungkin ada penyesuaian dari sisi volume. Dari sisi rasa dan kualitas tetap kami jaga. Hasil pantauan kami harga tahu tempe tetap stabil di kisaran Rp 12.000 sampai Rp 13.000, tidak ada kenaikan yang cukup signifikan," kata Wibowo

Ia juga memastikan, bahwa harga kedelai sebagai bahan baku utama masih berada dalam batas aman. Wibowo menambahkan, pihaknya bersama para importir telah berkomitmen menjaga stabilitas harga dan pasokan.

"Untuk kedelainya kami beli dari importir itu di harga Rp 10.200 dan itu masih sangat jauh di bawah HAP (harga acuan penjualan), jadi kalau dari harga kami masih stabil," jelasnya.

Secara terpisah, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya peran importir dalam menjaga stabilitas harga di tengah situasi global yang tidak menentu.

"Terkait kedelai, kami sudah minta teman-teman importir jangan mengambil keuntungan besar. Naik bolehlah naik tetapi jangan sampai itu menekan saudara-saudara kita yang membutuhkan," tegas Amran. (Asp)

#Tahu #Tempe #Kementerian Pertanian #Harga Pangan #Konflik Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Kemendag mendorong dinas perdagangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk turut melakukan pengawasan distribusi Minyakita di wilayah masing-masing
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Indonesia
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Komoditas yang turut memberikan tekanan di wilayah tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Cari tahu update harga pangan hari ini sebelum ke pasar! Harga cabai rawit merah meroket sampai Rp84.400 dan telur ayam ikut naik. Intip daftar harga sembako terkini selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Indonesia
Pemerintah Temukan 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Kandungan, Harga Tembus Rp 57.600 per Kg
Pemerintah menemukan 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai kandungan gizi pada label. Harganya disebut mencapai Rp 57.600 per kg.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Pemerintah Temukan 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Kandungan, Harga Tembus Rp 57.600 per Kg
Indonesia
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Harga rata-rata tercatat Rp 41.935 per kilogram, sementara HAP berada di level Rp 40.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Indonesia
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Harga cabai rawit merah di Jakarta naik hingga 30,56 persen. Pemprov DKI siapkan tiga strategi pangan murah.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Indonesia
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Peluncuran Beras Kita Medium bersama Beras Kita Premium dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026 bertepatan dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Indonesia
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Inflasi pangan menjadi kekhawatiran utama pada kuartal III dan IV 2026, terutama seiring risiko gangguan pasokan akibat El Nino.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Indonesia
Terbukti Terlibat Judi Online, 13 Pejabat Kementan Dipecat Mentan Amran
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, memecat 13 pejabat Kementan. Para pejabat tersebut terbukti terlibat judi online.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Terbukti Terlibat Judi Online, 13 Pejabat Kementan Dipecat Mentan Amran
Bagikan