MerahPutih.com - Vaksin dosis ketiga atau booster hingga saat ini masih menjadi prioritas untuk tenaga kesehatan. Masyarakat untuk melapor jika menemukan oknum yang menawarkan vaksinasi dosis ketiga.
"Jika melihat oknum menawarkan vaksin dosis ketiga kepada masyarakat, selain prioritas utama untuk tenaga kesehatan, maka silakan lapor ke pihak berwenang," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Selasa (21/9).
Baca Juga:
Jokowi dan Puan Pantau Vaksinasi di Banten
Menurut Nadia, vaksin dosis ketiga diberikan ke tenaga kesehatan lantaran mereka memiliki resiko tinggi terpapar virus COVID-19.
Selain itu, Presiden Joko Widodo juga memprioritaskan pemberian vaksinasi kepada masyarakat yang sama sekali belum menerima suntikan vaksin atau belum lengkap.
Masyarakat yang ingin mendapatkan dosis ketiga vaksin diminta untuk menahan diri terlebih dahulu. Yang lebih penting memang kekebalan komunitas.
"Lebih banyak orang mendapatkan vaksin akan jauh lebih baik dibandingkan imunitas yang terpusat pada individu tertentu saja," katanya.
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengemukakan kecepatan program vaksinasi COVID-19 di Tanah Air telah menjangkau 50 juta suntikan dalam kurun lima pekan.
"Vaksinasi kita sudah mencapai angka 125,7 juta dosis disuntikkan, kira-kira sudah 10 juta suntikan per pekan, jadi mudah-mudahan kalau kemarin kita butuh tujuh pekan untuk 50 juta suntik," kata Budi Gunadi Sadikin.
Presiden Joko Widodo juga meminta agar cakupan vaksinasi dosis pertama di seluruh ibu kota provinsi mencapai 70 persen pada Oktober 2021. Dari 34 provinsi di Indonesia, baru tujuh wilayah di antaranya yang sudah mencapai dosis pertama minimal 70 persen.
Kementerian Kesehatan RI hingga 20 September, sudah menerima total 190 juta dosis vaksin COVID-19, sebanyak 125 juta dosis di antaranya sudah disuntikkan per Senin pagi. Sebanyak 169 juta dosis vaksin juga sudah didistribusikan ke provinsi dan kabupaten dan kota di Tanah Air. (Knu)
Baca Juga:
PBESI dan Komunitas Esports Gelar Vaksinasi dan Bansos