Jokowi dan Puan Pantau Vaksinasi di Banten

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 September 2021
Jokowi dan Puan Pantau Vaksinasi di Banten

Jokowi pantau vaksinasi, (Foto: Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo bersama Ketua DPR Puan Maharani, akan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik di Provinsi Banten dengan agenda meninjau proses vaksinasi,Selasa (21/9).

"Kami meninjau vaksinasi di Banten untuk 'menjemput bola', mengajak, dan meyakinkan masyarakat Banten agar mau divaksin. Vaksin efektif untuk melindungi diri, keluarga, dan komunitas dari gejala berat penularan COVID-19," kata Puan.

Baca Juga:

PBESI dan Komunitas Esports Gelar Vaksinasi dan Bansos

Dia menjelaskan, lokasi vaksinasi yang akan ditinjau berada di dua titik, yakni SMA 4 Kota Serang dan Puskesmas Singandaru, Kota Serang.

Sebelum itu, dua pimpinan lembaga tinggi negara tersebut akan menghadiri peresmian pabrik "Hot Strip Mill" (HSM) #2 PT Krakatau Steel di Cilegon.

"Kami juga akan menghadiri pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten di Kantor Gubernur," ujarnya.

Puan menjelaskan pertemuan dengan Forkopimda akan membahas sejumlah hal, khususnya terkait kendala dan tantangan penanganan COVID-19 dan vaksinasi di Provinsi Banten.

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengemukakan kecepatan program vaksinasi COVID-19 di Tanah Air telah menjangkau 50 juta suntikan dalam kurun lima pekan.

"Vaksinasi kita sudah mencapai angka 125,7 juta dosis disuntikkan, kira-kira sudah 10 juta suntikan per pekan, jadi mudah-mudahan kalau kemarin kita butuh tujuh pekan untuk 50 juta suntik," kata Budi Gunadi Sadikin.

Presiden Joko Widodo juga meminta agar cakupan vaksinasi dosis pertama di seluruh ibu kota provinsi mencapai 70 persen pada Oktober 2021. Dari 34 provinsi di Indonesia, baru tujuh wilayah di antaranya yang sudah mencapai dosis pertama minimal 70 persen.

Kementerian Kesehatan RI hingga 20 September, sudah menerima total 190 juta dosis vaksin COVID-19, sebanyak 125 juta dosis di antaranya sudah disuntikkan per Senin pagi. Sebanyak 169 juta dosis vaksin juga sudah didistribusikan ke provinsi dan kabupaten dan kota di Tanah Air. (Pon)

Baca Juga:

Jakarta Jadi Daerah Tercepat Lakukan Vaksinasi

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19 #Puan Maharani #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Bagikan