Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Ketua DPR, Puan Maharani. (Foto: dok. Media DPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memberikan pendampingan maksimal bagi keluarga rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Menurut Puan, pendampingan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi mengenai proses pencarian. Pemerintah juga perlu memastikan kebutuhan psikologis keluarga tetap mendapat perhatian selama operasi berlangsung.

Puan menyampaikan keprihatinannya atas hilangnya sejumlah jurnalis, awak kapal, hingga pemandu yang berada dalam rombongan tersebut.

"Semoga rombongan jurnalis ini dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," kata Puan dalam keterangan di Jakarta, Kamis (10/9).

Baca juga:

Helikopter dan Drone Dikerahkan Mencari 5 Jurnalis Hilang di Sekitar Perairan Gunung Anak Krakatau

Minta Pencarian Rombongan Dimaksimalkan

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) itu mengaku turut merasakan kekhawatiran yang dialami keluarga setelah rombongan tersebut hilang kontak.

Dia pun meminta petugas di lapangan memaksimalkan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026.

Menurut Puan, upaya pencarian perlu dilakukan dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang tersedia agar keberadaan rombongan dapat segera diketahui.

Baca juga:

TNI-AL Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang di Perairan Anyer

Dukung Instruksi Prabowo ke KSAL

Puan juga mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan instruksi langsung kepada KSAL Laksamana Muhammad Ali untuk membantu proses pencarian rombongan jurnalis tersebut.

Menurut dia, dukungan tambahan dari TNI AL dapat memperkuat operasi pencarian di wilayah perairan Selat Sunda.

Operasi pencarian terhadap rekan-rekan media di perairan Selat Sunda dapat semakin maksimal dengan tambahan kekuatan dan armada dari TNI AL,

Ketua DPR RI, Puan Maharani.

(Knu)

#Jurnalis #Gunung Anak Krakatau #Puan Maharani #Ketua DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pencarian Jurnalis Hilang Difokuskan di Area Krakatau besar Krakatau Kecil
Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 untuk mendukung operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pencarian Jurnalis Hilang Difokuskan di Area Krakatau besar Krakatau Kecil
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Jurnalis Hilang saat Bertugas Meliput Anak Krakatau, Bukti Risiko Profesi tak Main-Main
Wartawan memang dituntut untuk berada di lapangan dan mendapatkan informasi secara langsung.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Jurnalis Hilang saat Bertugas Meliput Anak Krakatau, Bukti Risiko Profesi tak Main-Main
Berita Foto
PFI Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Sejumlah menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
PFI Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Indonesia
Belajar dari Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Keselamatan jangan Diperhatikan hanya saat Terjadi Musibah
Perusahaan pers maupun pihak yang melakukan penugasan juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan kondisi kerja yang aman.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Belajar dari Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Keselamatan jangan Diperhatikan hanya saat Terjadi Musibah
Indonesia
Insiden Jurnalis Hilang di Kawasan Anak Krakatau, Dewan Pers: tak Ada Berita Seharga Nyawa
Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dalam peliputan, terutama ketika jurnalis bekerja di wilayah yang tengah dilanda bencana.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Insiden Jurnalis Hilang di Kawasan Anak Krakatau, Dewan Pers: tak Ada Berita Seharga Nyawa
Indonesia
Temuan Pelampung Saat Pencarian Dipastikan Bukan Yang Dipakai Jurnalis
Temuan pelampung dari hasil pencarian di hari ketiga, Kamis (10/9) bukan milik kapal tim jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Temuan Pelampung Saat Pencarian Dipastikan Bukan  Yang Dipakai Jurnalis
Indonesia
Polda Metro Jaya dan FWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
5 Jurnalis dan 3 kru kapal hilang saat meliput erupsi Anak Krakatau. Simak momen haru doa bersama Polda Metro Jaya dan update pencarian tim SAR gabungan di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2026
Polda Metro Jaya dan FWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
Masuki Hari Keempat, 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Masih dalam Pencarian
Memasuki hari keempat, lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda kini masih dicari. Tim SAR memperluas area pencarian.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Masuki Hari Keempat, 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Masih dalam Pencarian
Indonesia
Tim SAR Bagi Area Pencarian 5 Jurnalis Jadi Empat Sektor Utama dan Satu Sektor Khusus
Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, Potensi SAR, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, psikologi, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, serta unsur masyarakat dan relawan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Tim SAR Bagi Area Pencarian 5 Jurnalis Jadi Empat Sektor Utama dan Satu Sektor Khusus
Bagikan