Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik

Ketua DPR Puan Maharani/ dok media DPR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mempercepat dan memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di sejumlah wilayah Indonesia. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama di tengah ancaman kabut asap. Puan menilai dampak Karhutla tidak berhenti pada kerusakan lingkungan.


Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.

“Asap yang muncul dari Karhutla dapat mengganggu kesehatan, aktivitas ekonomi, pendidikan, transportasi, bahkan berpotensi menimbulkan dampak lintas wilayah,” kata Puan dalam keterangan persnya, Jumat (4/9).


Kondisi Karhutla hingga awal September dilaporkan semakin meluas, terutama di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Musim kemarau ekstrem yang diperparah fenomena El Nino turut meningkatkan risiko kebakaran. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat bahkan disebut telah masuk zona merah dengan ribuan titik panas atau hot spot.

Dengan melihat kondisi tersebut, Puan meminta penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah pusat dan daerah, aparat, masyarakat, serta pengelola kawasan perlu bergerak dalam satu koordinasi agar respons terhadap titik api dapat dilakukan secepat mungkin.

Kecepatan respons sangat menentukan. Semakin lama sebuah titik api dibiarkan, semakin besar pula biaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengendalikannya.

Puan Maharani, Ketua DPR RI


Puan juga mengingatkan penanganan Karhutla harus mencakup lebih daripada sekadar pemadaman api.

Baca juga:

Habitat Satwa Ikut Terdampak Karhutla, DPR Dorong Tambahan Anggaran Rp 1,34 Triliun


Perlindungan kesehatan masyarakat, keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar serta bantuan bagi keluarga yang terdampak asap harus menjadi bagian dari strategi penanganan. “Penanganan Karhutla harus satu kendali yang prosesnya harus memadukan langkah-langkah pemadaman api, perlindungan kesehatan masyarakat, penyelenggaraan pendidikan, dan dukungan kepada keluarga terdampak,” tegasnya.


Di sisi penegakan hukum, Puan menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah menyegel 21 badan usaha yang lahannya terindikasi berkaitan dengan Karhutla di tujuh provinsi. Namun, ia meminta proses hukum terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab dilakukan secara transparan. Informasi mengenai perkembangan penyelidikan, penegakan hukum, maupun sanksi perlu disampaikan kepada masyarakat.


“Perkembangan upaya penegakan hukum maupun pemberian sanksi terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap Karhutla perlu terus disampaikan ke publik,” kata Puan.

DPR, lanjut Puan, akan ikut mengawasi penanganan Karhutla melalui koordinasi lintas komisi. Pengawasan diperlukan karena dampak kebakaran hutan dan lahan menyentuh berbagai sektor, mulai dari lingkungan dan kehutanan, kebencanaan, kesehatan, pendidikan hingga penegakan hukum.


Selain penanganan darurat, Puan meminta pemerintah menyusun langkah pencegahan yang lebih terukur dan berjangka panjang. Ia menilai Karhutla tidak boleh terus diperlakukan sebagai bencana musiman yang berulang setiap tahun.

“Karhutla bukan bencana yang boleh diwariskan sebagai rutinitas kepada anak-anak kita. Negara harus memutus siklus tahunan ini,” pungkasnya.(knu)

Baca juga:

Asap Karhutla Masuk ke Kabin Pesawat, Sherina Munaf Ikut Padamkan Api di Kalteng

#Puan Maharani #Kebakaran Hutan #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kalimantan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Relawan Gugur Korban Karhutla Bromo Jadi 6 Orang, Ini Nama-namanya!
Korban relawan gugur akibat karhutla Bromo bertambah jadi 6 orang usai relawan Suraji meninggal di RSUD Dr Soetomo. Cek nama-nama korban lainnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
 Relawan Gugur Korban Karhutla Bromo Jadi 6 Orang, Ini Nama-namanya!
Indonesia
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah penerbangan terdampak tersebut bertambah 171 penerbangan jika dibandingkan dengan data per 19 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Indonesia
Padamkan Karhutla di Gunung Bromo hingga Ijen, BNPB Tambah Water Bombing dan OMC
emerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah dukungan armada udara untuk mempercepat pemadaman di sejumlah kawasan gunung.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Padamkan Karhutla di Gunung Bromo hingga Ijen, BNPB Tambah Water Bombing dan OMC
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Berita Foto
Aksi Solidaritas Ride To Ekologi Dorong Kemenhut Tangani Karhulta
Komunitas pesepeda melakukan aksi solidaritas Ride to Ekologi untuk desak penanganan Karhutla di Kementerian Kehutanan, Palmerah, Jakarta, Jum'at (23/10/2026)
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Aksi Solidaritas Ride To Ekologi Dorong Kemenhut Tangani Karhulta
Dunia
Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Memang terasa ironis menyamakan kabut asap dengan rokok, tetapi mungkin kita harus memandang kabut asap sama berbahayanya dengan rokok.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Indonesia
Awal Musim Hujan Mundur Hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana
Selain penanganan karhutla, BNPB bersama pemerintah daerah dan organisasi atau lembaga nirlaba menyalurkan bantuan air bersih untuk mengatasi dampak kekeringan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Awal Musim Hujan Mundur Hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Perusahaan Asing Terlibat Karhutla Ikut Tanggung Jawab
Perusahaan asing yang diberikan konsesi, tapi malah melakukan pelanggaran, bahkan hingga 19 kali.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Presiden Prabowo Minta Perusahaan Asing Terlibat Karhutla Ikut Tanggung Jawab
Indonesia
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Prabowo menanggapi ejekan soal karhutla, menyinggung dugaan keterlibatan perusahaan asing, dan meminta catatan pelanggaran konsesi hingga 19 kali diperiksa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Pilih Tenang Indonesia Diejek Negara Lain soal Karhutla, Prabowo: Kita Cool Saja
Bagikan