MerahPutih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berkoordinasi dengan Malaysia terkait asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Menurut Puan, dampak kebakaran dapat dirasakan hingga negara tetangga. Karena itu, pemerintah perlu melakukan komunikasi efektif dengan Malaysia agar persoalan dampak asap karhutla dapat dikoordinasikan dengan baik.
"Ya nanti saya akan koordinasikan meminta kepada kementerian, khususnya Kemenlu untuk bisa lakukan komunikasi yang efektif dan baik untuk bisa berikan masukan atau koordinasi terkait hal ini," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).
"Karena kan biasanya terjadinya kebakaran di Kalimantan ini memang efeknya itu akan juga terdampaknya negara-negara tetangga," lanjutnya.
Baca juga:
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Penanganan Tak Hanya Soal Pemadaman
Puan menilai pemerintah telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani kebakaran di Kalimantan.
Upaya pemadaman, kata dia, sudah dilakukan untuk mengatasi karhutla. Meski begitu, pemerintah diingatkan agar tidak hanya berfokus pada pemadaman api.
Dampak setelah kebakaran juga harus menjadi perhatian. Puan menyebut aspek kesehatan dan pendidikan masyarakat terdampak perlu dipastikan mendapat penanganan.
Selain itu, rehabilitasi kawasan yang terdampak juga harus dilakukan.
Nanti sesudah kebakarannya itu apa yang akan dilakukan terkait kesehatan, pendidikan anak-anak, dan rehabilitasi bukan hanya hutannya, tapi tempat yang terdampak oleh kebakaran tersebut,
Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Asap Karhutla Berdampak Lintas Negara
Menurut Puan, persoalan karhutla memiliki dampak yang lebih luas karena asap dapat bergerak melintasi wilayah Indonesia hingga negara-negara sekitar.
Karena itu, koordinasi pemerintah dengan negara tetangga menjadi bagian penting dalam merespons persoalan tersebut.
Baca juga:
Tinjau Karhutla Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Habitat Orangutan Terlindungi
Puan berharap langkah penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemadaman hingga pemulihan wilayah dan masyarakat yang terdampak.
Ia juga meminta dampak terhadap kehidupan warga menjadi perhatian setelah kondisi kebakaran berhasil dikendalikan. (Pon)