100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan

Program Cek Kesehatan Gratis Bagi Siswa-siswi Sekolah Rakyat. (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah telah mengeluarkan program Cek Kesehatab Gratis untuk memastikan deteksi dini berbagai masalah kesehatan, khususnya pada anak usia sekolah, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Pemeriksaan ini juga menjadi upaya pemerintah dalam menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses atau kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan hingga Mei 2026 sebanyak 100 juta penduduk Indonesia telah menjalani program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Baca juga:

450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif

Sepanjang 2025, program tersebut telah melayani lebih dari 70 juta peserta, dan pada periode awal 2026 hingga awal Mei bertambah lebih dari 30 juta jiwa, sehingga total masyarakat yang telah merasakan manfaat layanan ini sebanyak 100 juta jiwa.

Adapun pelaksanaan program ini dilakukan di lebih dari 10.000 puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Qodari menyampaikan, jumlah tersebut masih sekitar sepertiga dari total penduduk Indonesia yang mendekati 290 juta jiwa.

Pemerintah terus melanjutkan program tersebut untuk memperluas jangkauan layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Khusus pada kelompok usia sekolah, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 4,8 juta anak telah menjalani skrining kesehatan di 48.000 sekolah pada periode 1 Januari hingga 3 Mei 2026.

Dari hasil tersebut ditemukan 41 persen atau sekitar 1,1 juta anak mengalami gigi berlubang, 22,1 persen atau 663.000 anak mengalami peningkatan tekanan darah, serta 8,6 persen atau 239.000 anak mengalami penumpukan kotoran di telinga.

"Saya pribadi terus terang terkejut juga. Sekarang darah tinggi itu sudah melanda anak-anak sekolah. Nah, ini kalau enggak ada CKG ini enggak tahu, Pak. Artinya sudah harus ada suatu analisa yang lebih mendalam. Kok anak-anak kita sudah tekanan darah tinggi? Tekanan darah tinggi ini kalau terus berlanjut, berujung pada gangguan jantung. Ya, biaya jantung besar," kata dia.

Qodari menyatakan dari total peserta yang menjalani skrining, sekitar 16,8 juta orang membutuhkan tindak lanjut penanganan, dengan 1,4 juta di antaranya telah tercatat mendapatkan tata laksana lanjutan.

Kelompok dewasa di rentang usia 18 hingga 59 tahun mendominasi dengan porsi 60 persen, diikuti anak usia sekolah 7 hingga 18 tahun sebesar 16 persen. (*)

#Cek Kesehatan Gratis #Kesehatan #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Bagikan