Merahputih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan hingga saat ini mutasi virus SARS-CoV-2 R.1 belum teridentifikasi di Indonesia.
Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen menggunakan metode Whole Genome Sequence (WGS).
Baca Juga:
Hati-hati, Ribuan Orang Terpapar COVID-19 Disebut Berkeliaran di Tempat Umum
"(Varian R.1) belum ada ya sampai saat ini," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, Sabtu (25/9).
Varian R.1 diketahui pertama kali ditemukan di panti jompo di Kentucky, Amerika Serikat pada Maret lalu.
Menurut Nadia, pemerintah saat ini terus berupaya mengawasi pintu masuk di udara dan laut guna meminimalkan persebaran varian-varian baru ke Indonesia.
"Memperkuat pintu masuk negara, karena potensi varian masuk selalu ada ya," kata dia.
Baca Juga:
Level 1 Standar WHO, Kasus COVID-19 Indonesia Bertambah 2.577
Sebagai informasi, varian R.1 diketahui masuk dalam kategori Alerts for Further Monitoring alias varian yang tengah dipantau perkembangannya oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak 7 April 2021 lalu. (Knu)