Ancaman El Nino Bisa Picu Krisis Listrik Nasional Sampai Januari 2027

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Ancaman El Nino Bisa Picu Krisis Listrik Nasional Sampai Januari 2027

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan. ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan fenomena El Nino yang diperkirakan bertahan hingga awal 2027 berpotensi menekan pasokan listrik nasional.

Lonjakan konsumsi energi diprediksi terjadi bersamaan dengan penurunan debit air waduk yang menjadi sumber utama Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Baca juga:

BMKG Ingatkan Dampak El Nino, 6 Provinsi Jadi Prioritas Antisipasi Kekeringan dan Karhutla

Konsumsi Energi Nasional Melonjak, Suplai PLTA Terganggu

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan peningkatan suhu udara selama kemarau panjang mendorong masyarakat menggunakan pendingin ruangan secara masif, sehingga menyebabkan beban puncak listrik melonjak.

Di sisi lain, kapasitas produksi energi bersih dari PLTA terancam menurun jika debit air waduk dan danau surut. Tanpa manajemen alokasi air yang presisi, suplai listrik bisa terganggu.

“Informasi mengenai curah hujan sangat penting untuk menentukan rencana penggunaan air di PLTA-PLTA. Cuaca panas memicu lonjakan konsumsi energi, sehingga data iklim ini sangat digunakan untuk menentukan langkah antisipasi,” kata Ardhasena dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (30/7).

Baca juga:

DPR Dorong Penguatan Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino

BMKG mendorong Kementerian ESDM, PLN, dan pengelola bendungan untuk menggunakan data iklim terbaru sebagai acuan pengaturan turbin air.

Manajemen alokasi air yang presisi menjadi kunci agar suplai listrik dari PLTA tetap stabil hingga melewati periode puncak kemarau,

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan

El Nino Diprediksi Memuncak Desember 2026-Januari 2027

BMKG memproyeksikan indeks El Nino mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari 2027. Bahkan, ada peluang fenomena ini berkembang melampaui kategori kuat sehingga dampaknya terhadap iklim Indonesia perlu terus diantisipasi.

Baca juga:

Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang

Data BMKG menunjukkan pada dasarian terakhir Juli 2026, 509 Zona Musim (ZOM) atau 54,5% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Dilansir dari Antara, wilayah hujan tersisa di tanah air hanya 77 ZOM.

Secara spasial, kemarau mendominasi wilayah selatan khatulistiwa: Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan Timur, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Banyak daerah sudah masuk kategori Merah (lebih dari 60 hari tanpa hujan), Merah muda (31–60 hari), dan Cokelat tua (21–30 hari).

“Kondisi ini sesuai pola klimatologis Indonesia, di mana musim kemarau biasanya bermula dari Nusa Tenggara Timur lalu bergerak ke arah barat,” tandas Ardhasena. (*)

#Dampak El Nino #Kemarau #Krisis Energi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Indonesia
El Nino Makin Panjang, Bantuan Beras Bakal Dilanjut Sampai Akhir Tahun
Penyaluran bantuan beras yang telah berjalan hingga September akan dilanjutkan pada tiga bulan berikutnya sesuai arahan Presiden Prabowo.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
El Nino Makin Panjang, Bantuan Beras Bakal Dilanjut Sampai Akhir Tahun
Indonesia
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
BMKG mengingatkan ancaman El Nino sangat kuat saat musim kemarau 2026. Musim hujan diprediksi mulai bertahap pada pertengahan Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
Indonesia
Masuki Puncak Musik Kemarau, BMKG Keluarkan Peringatan Berbagai Dampak Bencana
Musim kemarau tahun ini diperparah dengan aktifnya fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat. El Nino diperkirakan masih akan berlangsung sampai awal 2027
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Masuki Puncak Musik Kemarau, BMKG Keluarkan Peringatan Berbagai Dampak Bencana
Dunia
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027
PBB melalui Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO memperingatkan bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan semakin menguat.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Bagikan