Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027

Ilustrasi El Nino. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanudin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PBB melalui Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO memperingatkan bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan semakin menguat dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut WMO, El Nino saat ini sudah terbentuk dan diperkirakan terus menguat hingga mencapai puncaknya menjelang akhir 2026.

Baca juga:

El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau

Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia, mulai dari kekeringan dan gelombang panas hingga hujan lebat dan banjir.

El Nino Diperkirakan Bertahan hingga 2027

Seperti dilansir AFP, WMO menyebut peluang El Nino bertahan hingga Februari 2027 hampir mencapai 100 persen.

Kepastian tersebut menjadi salah satu yang paling tinggi dalam sejarah pembaruan El Nino/La Nina yang dikeluarkan WMO. Kondisi laut dan atmosfer di kawasan Pasifik menunjukkan sinyal yang saling menguatkan.

Suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tropis juga berada jauh di atas normal dan masih terus meningkat. Kondisi inilah yang menjadi salah satu faktor utama yang mendorong El Nino berkembang semakin kuat.

Menurut WMO, fenomena tersebut diperkirakan mencapai intensitas sangat kuat menjelang akhir tahun sebelum dampaknya berlanjut hingga 2027.

Baca juga:

Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Nino Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas

Ancaman Kekeringan, Banjir hingga Gelombang Panas

Salah satu kekhawatiran utama adalah meningkatnya risiko cuaca ekstrem.

Di sejumlah wilayah, El Nino dapat memicu kondisi lebih kering dari biasanya sehingga meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan, dan gangguan terhadap sektor pertanian.

Sebaliknya, kawasan lain justru dapat menghadapi curah hujan lebih tinggi dan risiko banjir.

Perubahan suhu juga menjadi perhatian. WMO memperkirakan periode September-November 2026 akan ditandai dengan kemungkinan suhu di atas normal di hampir seluruh wilayah daratan dunia.

Indonesia Perlu Waspada

Baca juga:

Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan

Sebagai negara tropis yang sangat bergantung pada pola hujan, Indonesia juga perlu mencermati perkembangan El Nino.

Dampak El Nino terhadap Indonesia umumnya berkaitan dengan perubahan pola curah hujan. Kondisi yang lebih kering dapat meningkatkan risiko kekeringan, terutama di wilayah yang sensitif terhadap perubahan musim.

Namun, dampak El Nino tidak bisa dipukul rata untuk seluruh Indonesia. Kondisi atmosfer dan laut di sekitar Indonesia, termasuk fenomena Indian Ocean Dipole (IOD), dapat memperkuat, mengurangi, atau mengubah pola dampak El Nino.

WMO memperkirakan fase positif IOD juga berpotensi berkembang pada periode September-November 2026, dengan nilai rata-rata musiman diperkirakan mencapai sekitar 0,9 derajat Celsius.

Karena itu, perkembangan El Nino perlu dipantau bersama faktor iklim lainnya, bukan sebagai fenomena yang berdiri sendiri.

#Dampak El Nino #El Nino #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
El Nino Bakal Bertahan Hingga Februari 2027, Warga Rasakan Kekeringan dan Panas Ekstrem
WMO memperkirakan kemungkinan suhu pada September November 2026 berada di atas normal di hampir seluruh wilayah daratan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
El Nino Bakal Bertahan Hingga Februari 2027, Warga Rasakan Kekeringan dan Panas Ekstrem
Dunia
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027
PBB melalui Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO memperingatkan bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan semakin menguat.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Sosok cukong pendana pembakaran yang diduga berada di balik layar maraknya kasus kebakaran lahan belum tersentuh.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Dunia
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan El Nino akan menjadi faktor dominan yang memengaruhi iklim global selama periode Agustus-Oktober.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan
Indonesia
BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah
Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat memicu ancaman kekeringan meteorologis dan kelangkaan air di sejumlah provinsi Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah
Indonesia
Momok Mematikan Musim Kemarau, Kenali Beda Gejala Heat Exhaustion dan Heat Stroke!
Penurunan kesadaran merupakan gejala utama yang membedakan heat stroke dengan heat exhaustion.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 Agustus 2026
Momok Mematikan Musim Kemarau, Kenali Beda Gejala Heat Exhaustion dan Heat Stroke!
Indonesia
TNI-Polri Masuk Kategori Profesi Rawan Serangan Heat Stroke, Cegah dan Kenali Gejalanya!
Dokter UI dan IAKMI sebut lansia, anak-anak, pekerja pabrik, atlet, serta TNI-Polri masuk kategori rawan terkena heat stroke.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
TNI-Polri Masuk Kategori Profesi Rawan Serangan Heat Stroke, Cegah dan Kenali Gejalanya!
Indonesia
Potensi Puso Besar, BMKG Larang Petani Tanam Padi Selama Musim Kemarau
BMKG Babel imbau petani tidak menanam padi selama musim kemarau 2026 untuk mencegah gagal panen.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Potensi Puso Besar, BMKG Larang Petani Tanam Padi Selama Musim Kemarau
Bagikan