MerahPutih.com - Fenomena El Nino yang memicu musim kemarau panjang tahun ini bukan hanya menimbulkan kekeringan, tetapi juga ancaman serius berupa heat stroke atau serangan panas.
Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa kelompok rentan, termasuk tentara dan polisi, berada dalam risiko tinggi akibat paparan suhu ekstrem saat bertugas di lapangan.
Baca juga:
Apakah Minum Air Dingin Setelah Kepanasan Memicu Heat Stroke?
Profesi dan Kelompok Rentan Heat Stroke
Kepada media, Kamis (13/8), Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan dari RS Universitas Indonesia menjabarkan lansia, bayi, anak-anak, ibu hamil, serta individu dengan kondisi kesehatan tertentu termasuk dalam kategori rawan.
Pekerja yang beraktivitas di luar ruangan dan mereka yang melakukan aktivitas fisik berat sangat berisiko terkena heat stroke,
Faisal Parlindungan, dokter spesialis penyakit dalam RS UI
Sementara itu, Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS menekankan , atlet, tentara, dan polisi yang menjalankan tugas berat di area terbuka memiliki risiko tinggi mengalami serangan panas.
Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (Ketum IAKMI) itu juga menyoroti pekerja pabrik yang harus beraktivitas di ruangan pengap dan panas.
Pengap, panas itu membawa risiko besar,
Ketum IAKMI Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS
Cegah dan Kenali Gejala Heat Stroke
Bagi kelompok rentan di atas disarankan melakukan aktivitas fisik berat dilakukan pada pagi atau sore hari ketika suhu lebih rendah. Dilansir Antara, pencegahan paling mendasar adalah memenuhi kebutuhan cairan dan menghindari paparan langsung sinar matahari dalam waktu lama.
Ketika muncul gejala seperti pusing, lemas, mual, sakit kepala, atau kram otot saat beraktivitas di luar ruangan harus segera direspons dengan menghentikan kegiatan dan berpindah ke tempat teduh.
Baca juga:
1000 Orang Meninggal Akibat Cuaca Panas Ekstrem di Prancis, 40 Persen Kematian Terjadi di Rumah
Saran Khusus untuk TNI-Polri dan Pekerja Pabrik
Dalam kesempatan itu, Hermawan juga memberikan saran khusus bagi pekerja pabrik, polisi, dan TNI agar menghindari ancaman heat stroke.
Bagi pengelola pabrik dan fasilitas produksi diminta menyediakan lingkungan kerja dengan sirkulasi udara baik serta suhu terkontrol untuk melindungi pekerja.
“Bagi tentara dan polisi, selalu kenakan pakaian lengan panjang, topi, dan kalau bisa warnanya lebih terang,” tandas Ketum IAKMI itu. (*)