El Nino Bakal Bertahan Hingga Februari 2027, Warga Rasakan Kekeringan dan Panas Ekstrem

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
El Nino Bakal Bertahan Hingga Februari 2027, Warga Rasakan Kekeringan dan Panas Ekstrem

Tanah kering akibat kemarau. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - El Nino yang melanda berbagai dunia diklaim menguat dan diperkirakan akan semakin intensif dalam beberapa bulan mendatang. Sehingga meningkatkan risiko banjir, kekeringan, dan panas ekstrem.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan kemungkinan hampir 100 persen El Nino bertahan hingga Februari 2027, berdasarkan pembaruan terbarunya.

Fenomena tersebut dipicu suhu laut yang sangat hangat di wilayah Pasifik tropis. El Nino diperkirakan mencapai intensitas sangat kuat dan memuncak menjelang akhir 2026, dengan dampak iklim berlanjut hingga 2027.

Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo mengatakan, kekeringan dan banjir telah menimbulkan gangguan serta kerusakan. Dampaknya diperkirakan semakin besar seiring menguatnya El Nino.

Baca juga:

Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027

El Nino yang luar biasa ini menuntut persiapan dan respons yang luar biasa,

katanya.

WMO, lanjutnya, bekerja sama dengan layanan meteorologi dan hidrologi nasional untuk memperkuat kesiapsiagaan serta sistem peringatan dini.

Suhu permukaan laut di Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur, wilayah yang berkaitan dengan El Nino, sudah jauh di atas rata-rata dan terus meningkat.

Indeks Nino 3.4, yang mengukur anomali suhu permukaan laut di wilayah tersebut, rata-rata mencapai 1,5 derajat Celsius di atas normal pada Mei-Juli 2026 dan mencapai 2 derajat Celsius di atas normal pada Juli.

Sementara nilai mingguan kembali meningkat antara akhir Juli dan pertengahan Agustus, berkisar 2,2 hingga 2,6 derajat Celsius di atas rata-rata, menurut WMO.

WMO memperkirakan kemungkinan suhu pada September November 2026 berada di atas normal di hampir seluruh wilayah daratan. Pola curah hujan juga diperkirakan menunjukkan respons terhadap El Nino kuat di Pasifik.

Namun, kekuatan El Nino tidak secara otomatis menentukan tingkat keparahan dampaknya di setiap negara atau wilayah. Di mana, dampak El Nino berbeda berdasarkan lokasi dan musim serta dapat dipengaruhi faktor iklim lain, termasuk kondisi di Samudra Hindia dan Atlantik.

Organisasi tersebut memperkirakan fase positif Dipol Samudra Hindia juga akan berkembang, sementara wilayah Atlantik khatulistiwa diperkirakan tetap relatif hangat. Kondisi tersebut dapat memperkuat, mengurangi, atau mengubah dampak El Nino yang biasanya terjadi di berbagai wilayah.

El Nino dan La Nina merupakan dua fase berlawanan dari El Nino-Southern Oscillation (ENSO), yaitu pola iklim alami yang terjadi secara berkala. El Nino ditandai oleh menghangatnya suhu permukaan laut di Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur. (*)

#El Nino #Panas Ekstrem #Kekeringan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Para aktivis lingkungan menentang keras penggunaan teknologi tersebut karena berisiko merusak lapisan ozon pelindung bumi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Saat ini sebanyak 556 ZOM atau 61,91 persen dari total luas daratan Indonesia masih berada dalam cengkeraman musim kemarau panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Indonesia
Klaim Stok Pangan Aman Buat El Nino, Prabowo Janji Bagikan Ribuan Kapal Nelayan
Presiden Prabowo Subianto umumkan capaian swasembada pangan dan bebas impor solar saat menghadiri 100 Tahun Gontor di Ponorogo. Cek rincian pidatonya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Klaim Stok Pangan Aman Buat El Nino, Prabowo Janji Bagikan Ribuan Kapal Nelayan
Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Indonesia
El Nino Ekstrem Kepung NTB, Satwa Endemik Terancam Punah Dilindas Kemarau
El Nino ekstrem hingga Desember 2026 mengancam kepunahan satwa endemik NTB akibat kekeringan parah
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
El Nino Ekstrem Kepung NTB, Satwa Endemik Terancam Punah Dilindas Kemarau
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Bagikan