Keluarga Pemilik Rumah yang Roboh 'Ngadu' ke DPRD DKI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 16 Desember 2019
Keluarga Pemilik Rumah yang Roboh 'Ngadu' ke DPRD DKI

Ilustrasi rumah rusak (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Keluarga pemilik rumah yang roboh di RT 004, RW 008, Jalan Kayu Manis IX, Matraman, Jakarta Timur mengadukan nasibnya ke anggota DPRD DKI Jakarta. Peristiwa tersebut terjadi akibat pengerjaan proyek saluran air Pemprov DKI.

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan mengatakan tujuan keluarga meminta bantuan anggota dewan karena ingin ada kejelasan nasib dan tempat tinggalnya segera diperbaiki.

Baca Juga:

Anies Tuding Volume Mobil Penyebab Kemacetan di Kawasan Revitalisasi Trotoar

"Kemarin pagi saya dihubungi Arda (keluarga pemilik rumah yang roboh). Dia bilang rumah keluarga mereka ambruk saat pengerjaan saluran air oleh kontraktor yang ditugaskan Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur," papar Judistira saat dikonfirmasi, Senin (16/12).

Usai mendapat laporan, Judistira langsung menghubungi Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur sebagai penanggungjawab agar segera merespon masalah tersebut. "Alhamdulillah dapat tertangani dan sepakat utk diadakan perbaikan oleh kontraktor pelaksana," ujarnya.

Meski demikian, wakil rakyat DKI dari Dapil Jakarta Timur itu mengaku, kemungkinan pihaknya tidak akan memanggil Sudin SDA Jaktim maupun kontraktor pelaksana terkait peristiwa itu.

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan (tengah) (MP/Asropih)

Anggota Komisi D yang membidangi masalah pembangunan ini pun berpesan agar kontraktor lebih hati-hati dalam bekerja terlebih saat musim hujan.

"Rasanya tidak, kita sudah beri pesan kpd Sudin dan Kontraktor agar menjadi perhatian khusus dan tidak terjadi lagi hal seperti ini," tuturnya.

Seperti diketahui, terjadi insiden robohnya rumah warga di RT 004, RW 008, Jalan Kayu Manis IX, Matraman, Jakarta Timur pada Jumat (13/12) malam.

Kedua rumah itu ambruk diduga terkait dengan adanya pengerjaan saluran air di jalan depan dua rumah tersebut.

Baca Juga:

Tiru PSI, Fraksi Golkar Ikutan Buka Posko Pengaduan

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan, perbaikan rumah ambruk di RT 04 RW 08 Kelurahan Kayu Manis, Matraman harus menunggu proyek pembangunan saluran air selesai.

"Dipasang u-dicht dulu nih, u-dicht terpasang baru diperbaiki tembok yang roboh. Karena kalau itu belum kepasang pegangannya enggak ada juga ," kata Juaini.

Ia menuturkan, dugaan sementara penyebab dari robohnya tembok rumah tersebut karena fondasi berada di atas saluran air yang sedang mereka perbesar. (Asp)

#Pemprov DKI #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Bagikan