Kelakuan ASN Pemprov DKI saat Upacara 17 Agustus, Asyik Ngobrol dan tak Hormati Lagu Kebangsaan

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 17 Agustus 2019
Kelakuan ASN Pemprov DKI saat Upacara 17 Agustus, Asyik Ngobrol dan tak Hormati Lagu Kebangsaan

Ratusan Aparatur Sipil Negra (ASN) di lingkungan Pemprov DKI memilih tak mengikuti apel Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Pantai Maju atau Pulau D Rekalamasi Teluk Jakarta pada Sabtu (17/8). Foto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI memilih tak mengikuti apel Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Pantai Maju atau Pulau D Rekalamasi Teluk Jakarta pada Sabtu (17/8).

Mereka lebih memilih berbincang di luar baris Upacara Kemerdekaan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selaku inspektur upacara memasuki lokasi upacara.

Baca Juga: Anies Terbitkan Ingub Upacara Kemerdekaan RI di Pulau D Reklamasi

Para PNS berdiri berkerumun dan tak mengihiraukan upacara yang sangkaral ini. Mereka berdiri menjauh dari lapangan upacara. Mereka memojok di atas lahan kosong sudah dipagari.

Mirisnya lagi saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya berkumandang mengiringi pengibaran bendera merah putih, puluhan PNS ini masih terlihat berleha-leha.

Ratusan Aparatur Sipil Negra (ASN) di lingkungan Pemprov DKI memilih tak mengikuti apel Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Pantai Maju atau Pulau D Rekalamasi Teluk Jakarta pada Sabtu (17/8). Foto: MP/Asropih
Ratusan Aparatur Sipil Negra (ASN) di lingkungan Pemprov DKI memilih tak mengikuti apel Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Pantai Maju atau Pulau D Rekalamasi Teluk Jakarta pada Sabtu (17/8). Foto: MP/Asropih

Para Pegwai Negeri Sipil (PNS) tetap mematung bahkan ada yang cuek duduk hinggga lagu Indonesia raya tuntas dikumandangakan.

Baca Juga: Milik Negara, Alasan Anies Berkukuh Gelar Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi

Upacara bendera di pantai Maju ini diikuti oleh semua jajaran pegawai Pemprov DKI. Jumlahnya mencapai 4.000 orang. Ada 75 bus Transjakarta yang disediakan untuk mengangkut para PNS ini ke pantai Maju.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, alasan pihaknya melaksanakan Upacara Hari Kemerdekaan di Pantai Maju atau Pulau D Reklamasi Teluk Jakarta untuk memberikan pesan bahwa kawasan tersebut tak lagi tertutup bagi siapapun.

Dulu lahan reklamasi ekslusif untuk publik. Bahkan, awak media pun tak bisa masuk ke dalam kawasan tersebut karena dijaga ketat seakan-akan milik swasta. Sekarang ini lahan itu sudah milik negara bangsa Indonesia

Baca Juga: PDIP Tolak Keras Rencana Anies Gelar Upacara 17 Agustus di Pulau Reklamasi

"Untuk menyimbolkan dari kepemilikan ini adalah milik negara, bukan milik pribadi, maka kita menyelenggarakan upacara disana sebagai simbol bahwa itu tanah kita, itu air kita, itu tanah air kita dan kita selenggarakan peringatan kemerdekaan tanah air ini di hasil tanah yang dulunya dikuasai dan tertutup oleh swasta," ujar Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (14/8). (Asp)

#Aparatur Sipil Negara (ASN)
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Cuaca ekstrem melanda Jakarta. Pemprov DKI menerapkan WFH bagi ASN dan pegawai swasta hingga 28 Januari 2026. Ini aturan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Indonesia
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Pemerintah Kota Solo mulai uji coba Work From Anywhere (WFA) bagi ASN di 9 OPD. Kebijakan ini terkait efisiensi anggaran dan evaluasi kinerja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Pemkot Solo Mulai Uji Coba WFA untuk ASN, Efisiensi Anggaran Jadi Alasan
Indonesia
Hari Pertama Kerja 2026, Pemprov DKI Serahkan SK Pengangkatan 16.426 PPPK Paruh Waktu
Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh layanan publik berjalan normal pada hari pertama kerja 2026. Tingkat kehadiran pegawai tercatat mencapai 99 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Hari Pertama Kerja 2026, Pemprov DKI Serahkan SK Pengangkatan 16.426 PPPK Paruh Waktu
Indonesia
ASN Diperbolehkan WFA Jelang Tahun Baru 2026, Layanan Publik Tetap Jalan
Pemerintah mengizinkan ASN bekerja dari mana saja atau WFA selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, berlaku 29–31 Desember. Layanan publik tetap dijaga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
ASN Diperbolehkan WFA Jelang Tahun Baru 2026, Layanan Publik Tetap Jalan
Indonesia
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Pramono Anung menekankan pentingnya transformasi ekonomi untuk menjadikan birokrasi Jakarta lebih transparan dan fleksibel.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 September 2025
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Indonesia
Lepas 1.700 Peserta ASN Run 2025, Gubernur Pramono: Bukti Jakarta Aman Gelar Event Besar
Pramono sebut kegiatan ini menjadi salah satu langkah membentuk ASN yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 September 2025
Lepas 1.700 Peserta ASN Run 2025, Gubernur Pramono: Bukti Jakarta Aman Gelar Event Besar
Indonesia
Kondisi Mental ASN DKI Jakarta Bikin Merinding, DPRD Minta Layanan Psikologis Ada di Tiap Puskesmas
Komisi E akan mengawal hal ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Agustus 2025
Kondisi Mental ASN DKI Jakarta Bikin Merinding, DPRD Minta Layanan Psikologis Ada di Tiap Puskesmas
Indonesia
Oknum ASN Ditangkap karena Terlibat Terorisme, Pengamat: Kemenag ‘Lalai’ dalam Tangkal Ideologi Radikal
Seorang pegawai Kementerian Agama ditangkap Densus 88 atas dugaan keterlibatan jaringan terorisme.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Agustus 2025
Oknum ASN Ditangkap karena Terlibat Terorisme, Pengamat: Kemenag ‘Lalai’ dalam Tangkal Ideologi Radikal
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Ungkap 15 Persen ASN Terindikasi Memiliki Masalah Kesehatan Mental
Hasil ini menjadi sinyal penting perlunya konsultasi lebih lanjut dengan tenaga profesional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 21 Juli 2025
Dinkes DKI Jakarta Ungkap 15 Persen ASN Terindikasi Memiliki Masalah Kesehatan Mental
Indonesia
Terungkap! 62 Persen ASN DKI Obesitas, Dinas Kesehatan Langsung Turun Tangan
Program ini mengajak peserta untuk berjalan kaki 7.500 langkah setiap hari selama 21 hari
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Juli 2025
Terungkap! 62 Persen ASN DKI Obesitas, Dinas Kesehatan Langsung Turun Tangan
Bagikan