Kesehatan

Keadaan Tidak Memungkinkan? Ini Cara untuk Menahan Buang Air Kecil

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Minggu, 20 Februari 2022
Keadaan Tidak Memungkinkan? Ini Cara untuk Menahan Buang Air Kecil

Cara menahan kencing yang tepat (Sumber: Medical News Today)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RASA ingin buang air kecil kadang suka datang tiba-tiba. Lebih parahnya lagi, kamu sedang berada di situasi yang tak memungkinkan untuk pergi ke toilet. Mulai dari sedang menghadiri rapat penting hingga di dalam mobil untuk perjalanan jauh dan tidak menemukan toilet umum.

Jangan khawatir, ada sejumlah cara untuk menahan buang air kecil. Oleh karena itu, kamu tidak perlu panik ya saat kandung kemih penuh. Ikuti cara-cara berikut ini, misalnya:

1. Tetap hangat

hangat
Hangatkan tubuh (Foto: Pexels/cottonbro)

Baca Juga:

Manfaat Gula Palem Bagi Kesehatan


Saat kamu kedinginan, tubuhmu akan bereaksi terhadap penurunan suhu. Salah satu konsekuensinya adalah lebih banyak urine yang dihasilkan. Jadi ketika kamu sudah ingin buang air kecil, cobalah untuk menjaga suhu tubuhmu tetap hangat. Jika kamu berada di tempat dengan temperatur dingin, gunakan selimut atau jaket.



Baca juga:

Monitor Tekanan Darah Perempuan Seharusnya Dilakukan dengan Cara Berbeda

2. Berbaring

barng
Berbaring (Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio)


Menurut penelitian oleh Arkansas Urology, tekanan pada kandung kemih turun secara progresif saat berbaring dibandingkan dengan posisi vertikal. Saat berdiri, kamu akan menggunakan otot perut untuk menahan postur dan beban juga akan menekan kandung kemih. Keinginan untuk buang air kecil akan tertahan.

3. Silangkan kaki

silang kaki
Silangkan kaki. (Sumber: Pexels/Ksenia Chernaya)


Uretra adalah tabung yang mengarahkan urine keluar dari tubuh. Kamu dapat menekan tabung ini sedikit dengan menyilangkan kaki. Ketika kamu duduk atau berdiri dalam keadaan kaki tersilang, ini dapat membuat lebih banyak tekanan pada kandung kemih.

4. Alihkan pikiran

pikiran
Alihkan pikiran (Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio)


Cara untuk menahan buang air kecil yang terakhir ialah dengan mengalihkan pikiran. Ketika kandung kemih lebih setengah penuh, saraf di kandung kemih akan memberi tahu otak bahwa sudah waktunya untuk buang air kecil. Untuk itu cobalah untuk mengalihkan pikiran sementara waktu.

Pikiran yang teralihkan bisa membuat otakmu berpikir bahwa berkemih adalah hal yang kurang mendesak. Misalnya, scrolling layar ponsel atau memikirkan hal lain yang menyenangkan. Jika melakukan ini, secara tidak langsung kamu akan lupa bahwa sebenarnya tubuh kamu ingin mengeluarkan urine. (avia)

Baca Juga:

Probiotik Terbaik Untuk Perempuan Menurut Ahli Gizi

#Kesehatan #Kencing #Toilet
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan