Kasus COVID-19 Hari Ini Bertambah 1.703

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 24 Oktober 2022
Kasus COVID-19 Hari Ini Bertambah 1.703

Ilustrasi COVID-19. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Penambahan kasus harian COVID-19 kembali terjadi. Melansir data Satgas COVID-19, hingga Senin (24/10), ada 1.703 kasus baru corona. Sehingga total menjadi 6.472.664 kasus positif.

Sementara itu, jumlah yang sembuh bertambah 2.378 orang sehingga menjadi sebanyak 6.295.525 orang.

Baca Juga:

Kasus Harian COVID-19 Bertambah 1.685 Per Hari Ini

Terdapat 25 kasus meninggal dunia menjadikan total 158.454 jiwa. Jumlah kasus aktif COVID-19 mencapai 18.685 kasus, berkurang 700 dari sehari sebelumnya.

Di sisi lain, Satgas mencatat total kasus suspek ada 2.963 orang, dan spesimen yang diperiksa sebanyak 55.163 orang.

Jumlah penerima vaksin dosis pertama pada Senin (24/10) bertambah sebanyak 5.020 orang. Total penerima vaksin dosis pertama menjadi sebanyak 205.096.888 orang.

Penerima vaksin dosis kedua bertambah sebanyak 11.993 orang, sehingga total penerima vaksin kedua bertambah menjadi sebanyak 171.798.625 orang.

Sedangkan, penerima vaksin dosis ketiga bertambah sebanyak 26.192 orang dan total penerima vaksin dosis ketiga ini telah mencapai 64.806.320.

Baca Juga:

Waspadai Potensi Lonjakan Kasus COVID-19 di Awal Tahun 2023

Sementara itu, untuk jumlah penerima vaksin COVID-19 dosis keempat bertambah sebanyak 605 orang, dengan total penerima sebanyak 660.091 orang.

Adapun target pemerintah untuk sasaran vaksinasi di seluruh Indonesia yaitu sebanyak 234.666.020 orang.

Pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan virus, dimulai dari menekan angka penularan.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. (Knu)

Baca Juga:

Pasien COVID-19 Omicron XBB Terdeteksi di Surabaya

#COVID-19 #Kasus COVID-19 #Satgas COVID-19 #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT, Stok Obat Cukup Dalam 5 Hari
Total jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT, Stok Obat Cukup Dalam 5 Hari
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Indonesia
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja
Selama penularan horizontal masih berlangsung, mereka tetap berisiko terinfeksi pada masa remaja maupun dewasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Kemenkes ungkap hasil investigasi kematian dr. Zulfikar peserta internsip di Lampung Timur. Disebut akibat penyakit sensitif, bukan beban kerja atau perundungan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Indonesia
Gigi Berlubang, Anemia, Darah Tinggi, Impaksi dan Obesitas Dialami Siswa Indonesia
Beberapa jenis pemeriksaan yang dilakukan pada anak yaitu tingkat aktivitas fisik, anemia pada remaja putri, pemeriksaan mata, telinga, gigi, hingga kejiwaan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Gigi Berlubang, Anemia, Darah Tinggi, Impaksi dan Obesitas Dialami Siswa Indonesia
Indonesia
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Penyerapan anggaran Kemenkes rendah karena dipengaruhi pemblokiran anggaran senilai Rp 12,3 triliun.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Bagikan