Kasus COVID-19 di Jakarta Melonjak, Dinkes DKI: Dejavu

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 14 Juni 2021
Kasus COVID-19 di Jakarta Melonjak, Dinkes DKI: Dejavu

Pasien COVID-19 berjemur di halaman Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/5/2021). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengakui jika kasus COVID-19 di ibu kota saat ini mengalami lonjakan yang signifikan seperti awal wabah corona menghantam Indonesia khusunya Jakarta.

Rata-rata, dalam sehari warga yang positif COVID-19 mencapai 2.000 kasus, bahkan pada Minggu (13/6) kemarin sebanyak 2.769 orang.

"Kita seperti kembali ke kondisi kayak Dejavu, kita rasa sudah pernah masuk dalam siklus ini pada tahun lalu, kurang lebih pada periode-periode yang sama," kata kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI, Dwi Oktavia di Jakarta, Senin (14/6).

Baca Juga:

2.669 Pasien Terkonfirmasi COVID-19 Masih Dirawat di RSD Wisma Atlet

Untuk mengatasi peningkatan kasus corona ini, Pemerintah Provinsi DKI meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan di rumah sakit COVID-19 dan tempat penanganan pasien COVID-19.

Tak lupa pemerintah meminta kepada warga agar tidak abai dalam menjalankan protokol (prokes) pencegahan COVID-19. Jika masyarakat abai, ia yakin akan sulit guna memotong mata rantai penyebaran COVID-19.

Dokumentasi Wisma Atlet, di Kemayoran, Jakarta Pusat. ANTARA/Muhammad Zulfikar
Dokumentasi Wisma Atlet, di Kemayoran, Jakarta Pusat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan seperti mirip gejala COVID-19 untuk bersedia melakukan tes COVID-19 baik PCR maupun swab antigen. Sambil menunggu hasil dipersilahkan untuk isolasi mandiri di rumah.

"Itu salah satu pesan kunci, selain protokol 5M, bahwa pada saat kita mempunyai keluhan kesehatan, maka lakukan tes," jelasnya.

Pemerintah DKI sendiri bakal menggalakan gerakan 3T (testing, tracing, treatment) untuk dapat mendeteksi sejak dini kasus corona dan langsung dilakukan pencegahan. "Dari sisi pemerintah akan terus menjaga konsistensi dari kemampuan testing kita," ungkapnya.

Baca Juga:

Jumlah Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Meningkat Pesat

Sejauh ini, jumlah kasus COVID-19 secara total di Jakarta sampai Minggu (13/6) sebanyak 448.071 kasus. Total orang yang dinyatakan telah sembuh sebanyak 423.056 dengan tingkat kesembuhan 94,4 persen.

Kemudian, total pasien meninggal dunia sebanyak 7.571 orang dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen. (Asp)

#COVID-19 #Kalung Covid #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Indonesia
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Juni 2025
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Bagikan