Kapolri: Warga Myanmar Menentang Pembantaian Etnis Rohingya
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (tengah) (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan masih ada warga Myanmar yang berempati terhadap etnis muslim Rohingya. Mereka tidak mendukung pembunuhan massal terhadap etnis tersebut.
"Sebenarnya masih ada masyarakat Myanmar yang solider dengan keluarga muslim di Rohingya," kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, usai menjadi pembicara pembuka di acara "International Conference on Contemporary Social and Political Science Affair" (ICoCSPA) dengan tema "Pembangunan dan Keamanan dalam Masyarakat Berisiko" yang digelar FISIP Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, Kamis (7/9) kemarin.
Dia mengatakan, hal itu didasarkan dari sebuah penelitian yang dilakukan di Myanmar dengan menggunakann sebuah aplikasi. Aplikasi itu, kata dia, bisa menyaring berbagai opini berkembang di masyarakat Myanmar.
"Dari hasil penelitian itu, terlihat konflik Rohingya di mata masyarakat Myanmar dipicu adanya upaya legitimasi pemerintahan. Sehingga tidak benar bila menyimpulkan konflik Rohingya berasal dari pertentangan agama," ujarnya.
Tito menambahkan, pemerintah Indonesia turut serta dalam upaya menyelesaikan polemik di Negeri Tanah Emas itu. Di antaranya, dengan menginstruksikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menemui Menteri Luar Negeri Myanmar Daw Aung San Suu Kyi.
"Juga disambut langsung oleh pimpinan militer di sana. Diharapkan upaya diplomasi ini membuahkan hasil yang baik bagi semua pihak, terutama masyarakat Rohingya yang menjadi korban," tuturnya. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Korban Bencana Sumatera Dapat Uang Kompensasi Rumah Rp 15-60 Juta, Tergantung Kerusakan
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
OTT Bupati Lampung Tengah, Mendagri: Kepala Daerah Hasil Pilkada Ternyata Tidak Otomatis Baik
Bupati Aceh Selatan Diberhentikan Sementara, Mendagri Sebut Izin Keluar Negeri sudah Ditolak
Imbas Kasus Bupati Aceh Selatan, Mendagri Larang Semua Kepala Daerah Keluar Negeri Sampai 15 Januari
Mendagri Tito Karnavian Skema Pemberhentian Bupati Aceh Selatan, Wabup Langsung Ambil Alih
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Krisis Pembiayaan, Pemerintah Pusat Siap Selamatkan Mahasiswa Papua di Luar Negeri