Kapolri Hadiri Rapat DPR, Ungkap Dampak 'Agustus Kelabu' terhadap Keamanan
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kanan) berbicara dalam pertemuan para stakeholder di Pelabuhan Merak, Banten, Jawa Barat, Senin (22/12/2025). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama para Kapolda se-Indonesia menghadiri rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1). Rapat tersebut membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) nasional serta evaluasi kinerja Polri.
Kedatangan Kapolri beserta jajaran pejabat utama Mabes Polri dan para Kapolda disambut langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. Rapat kerja dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.
Dalam pemaparannya, Jenderal Listyo menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi Polri. Berbagai dinamika sosial dan politik di tanah air, termasuk peristiwa yang dikenal sebagai “Agustus kelabu”, sempat berdampak pada stabilitas kamtibmas di sejumlah daerah.
Baca juga:
Rapat dengan Kapolri-Kapolda, Komisi III DPR Soroti Respons Polri terhadap Kebebasan Berekspresi
Menurut dia, pada periode tersebut terjadi sejumlah aksi perusakan fasilitas publik, baik milik Polri, DPRD, maupun pemerintah daerah. Kondisi itu sempat memicu kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan nasional.
“Namun alhamdulillah, atas kerja keras seluruh anggota Polri serta dukungan seluruh elemen bangsa, situasi dapat segera dikendalikan dalam waktu relatif cepat,” ujar Listyo di hadapan anggota Komisi III DPR.
Mantan Kapolda Banten itu menegaskan bahwa kondisi kamtibmas nasional saat ini berada dalam keadaan aman dan kondusif. Laporan tersebut disampaikannya sebagai bentuk pertanggungjawaban institusional Polri kepada DPR RI sebagai mitra kerja.
Baca juga:
Ini nih, Poin Reformasi Kepolisian, Ada Kebebasan Berekspresi, Penyalahgunaan Wewenang, hingga HAM
Capaian stabilitas keamanan tersebut, lanjut Listyo, tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat dan daerah, pimpinan serta anggota DPR, serta seluruh komponen masyarakat. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan nasional di tengah berbagai tantangan.
“Dengan dukungan tersebut, Polri dapat melaksanakan tugas pokoknya secara optimal, mulai dari memelihara stabilitas kamtibmas, menegakkan hukum, hingga memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Rapat kerja ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan Komisi III DPR RI terhadap kinerja Polri, sekaligus forum evaluasi untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan nasional ke depan. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Kapolri Hadiri Rapat DPR, Ungkap Dampak 'Agustus Kelabu' terhadap Keamanan
Rapat dengan Kapolri-Kapolda, Komisi III DPR Soroti Respons Polri terhadap Kebebasan Berekspresi
Penetapan Tersangka Kasus Hogi Minaya Disorot, DPR Panggil Aparat Penegak Hukum Sleman
Laporan terhadap 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Menumpuk, Polisi belum Lakukan Pemanggilan karena masih Prioritaska Periksa Ahli dan Saksi
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Diluncurkan di Seluruh Indonesia, Momentum tepat Buktikan Polisi Sosok Empatik terhadap Semua Gender
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
Polri Pastikan Korban TPPO tak Dipidana dan Wajib Dilindungi
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
Kasus DSI Mengemuka, Anggota DPR Minta PPATK Ungkap Aliran Dana ke Kolega Manajemen