Kapolda Metro Pastikan Antisipasi Kemungkinan Terburuk, Termasuk Penjarahan Akibat COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 28 Maret 2020
Kapolda Metro Pastikan Antisipasi Kemungkinan Terburuk, Termasuk Penjarahan Akibat COVID-19

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (kanan). (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memastikan bahwa pihaknya bersama TNI maupun pemerintah daerah telah siap menghadapi kemungkinan terburuk terkait kamtibmas, sebagai dampak wabah COVID-19 jika terjadi berlarut-larut.

Baca Juga:

Mudik Lebaran Harus Distop, Pengamat: Kalau Tidak, Pandemi Corona Kian Meluas

“Kami terus ikuti perkembangan situasi akibat wabah corona ini. Kita punya fungsi intelijen, TNI juga punya, serta dari rekan aparat pemda,” kata Nana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/3).

Selain itu, kata Nana, pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah yang dianggap rawan terjadi dampak terburuk akibat wabah corona, seperti panic buying.

“Kami sudah lakukan upaya pemetaan termasuk apa yang kita lakukan dalam menghadapi permasalahan tersebut, bila menghadapi itu. Ada rencana kontinjensi dari Polda, TNI dan pemda untuk menangani permasalahan tersebut,” kata Nana.

Ke depan, kata Nana, pihaknya akan terus berupaya menjaga kamtibmas agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman di tengah mewabahnya virus corona.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana (kanan). (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. (Foto: MP/Kanugrahan)

Menurut Nana, Polda Metro bersama TNI dan aparat pemda sudah melakukan latihan untuk menghadapi situasi terburuk yang mungkin terjadi.

“Kita sudah melakukan latihan-latihan dan simulasi dengan cara kita menutup atau yang disebut sistem pengamanan kota (sispamkota), ini terus kita lakukan dengan pelatihan dan simulasi,” kata Nana.

Namun, Nana berharap hal terburuk itu tidak terjadi terutama di Jakarta.

“Kita berharap kemudian, tidak sampai terjadi panic buying dan yang lainnya di masyarakat,” kata Nana.

Saat ditanya wartawan apakah pihaknya juga mengantisipasi potensi kerusuhan dan panjarahan akibat Covid-19, Nana pun membernarkan. “Iya (akan kami antisipasi),” jawab Nana.

Situs resmi penanganan virus corona baru Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta corona.jakarta.go.id? merilis adanya peningkatan jumlah pasien positif COVID-19, Jumat (27/3). Hingga pukul 14.37 WIB tercatat sebanyak 524 orang menderita virus corona di ibu kota.

Dari total jumlah itu, 320 orang pasien masih menjalani perawatan medis di rumah sakit dan 51 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:

Jubir Corona Singgung Anak Muda Sebagai Biang Tertularnya Virus Corona ke Orang Tua

Sementara yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 31 orang, kemudian 122 orang sisanya tengah menjalani isolasi secara mandiri.

Data tersebut juga mencatat, sebanyak 500 warga lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium.

Lalu untuk wilayah persebaran kasus positif virus corona di Jakarta terdapat pada 339 titik kelurahan, sisanya sebanyak 185 kasus positif belum diketahui titik persebarannya.

Lebih lanjut, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat berjumlah sebanyak 916 orang. Sebanyak 609 orang di antaranya masih menjalani perawatan medis, kemudian 307 orang lainnya telah dinyatakan sehat dan telah diperbolehkan pulang .

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) totalnya mencapai 1.895 orang. Diantara total tersebut, 468 orang masih berstatus dipantau, sisanya sebanyak 1.427 orang telah selesai menjalani ODP. (Knu)

Baca Juga:

Putus Mata Rantai COVID-19, Si Kaya Diminta Lindungi yang Miskin

#Virus Corona #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Modus tersebut terungkap setelah polisi menangani kasus TPPO dan memulangkan tiga korban dari Libya.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Bagikan