Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah

Kabid Humas Polda Metro Kombes Budi Hermanto dan Ketua PDFMI Brigjen Sumy Hastry Purwanti. (Foto: Humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi terhadap makam almarhum Sutrimo, mantan pembantu rumah tangga Jampidsus Febrie Adriansyah, di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8).

Ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mendapatkan bukti medis dan ilmiah terkait penyebab kematian Sutrimo yang masih janggal.

Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca juga:

Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan perkara tersebut bermula dari dua laporan masyarakat yang sebelumnya diterima Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas.

Perkara itu kemudian ditindaklanjuti melalui serangkaian penyelidikan hingga akhirnya ditingkatkan ke tahap penyidikan. Penanganannya kini berada di bawah Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Ekshumasi hari ini merupakan bagian dari proses penyidikan. Pelaksanaannya merupakan hasil kolaborasi Polda Metro Jaya dengan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas,

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto.

Dalam proses tersebut, petugas melakukan sejumlah tahapan, mulai dari membuka makam hingga pemeriksaan terhadap jenazah Sutrimo.

Pemeriksaan awal dilakukan untuk memastikan identitas jenazah sesuai dengan permintaan penyidik sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan bagian dalam tubuh.

Libatkan Tim Forensik dari Tiga Wilayah

Pemeriksaan forensik melibatkan tim Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Sejumlah ahli dari bidang lain turut dilibatkan, di antaranya laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi.

Ketua PDFMI Brigjen Sumy Hastry Purwanti menjelaskan, banyaknya bidang keahlian yang dilibatkan bertujuan agar proses pemeriksaan tidak hanya mengandalkan satu metode.

Menurut dia, tim akan menggabungkan temuan pemeriksaan medis dengan hasil analisis laboratorium untuk mendapatkan kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Baca juga:

Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang

Selain kondisi jenazah, tim forensik juga mengamati lingkungan makam.

Pemeriksaan mencakup karakteristik dan kontur tanah, ukuran makam, hingga pengambilan sejumlah sampel tanah di sekitar lokasi.

Sampel yang berasal dari jenazah maupun lingkungan makam selanjutnya akan dibawa untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

Analisis tersebut diharapkan dapat membantu penyidik menentukan penyebab sekaligus cara kematian almarhum.

Hasil Ekshumasi Belum Bisa Disimpulkan

Sumy menegaskan hasil pemeriksaan belum dapat disimpulkan saat proses ekshumasi berlangsung.

Seluruh sampel masih membutuhkan analisis lebih lanjut oleh para ahli di laboratorium.

Kami belum bisa menyampaikan kesimpulan karena sampel yang diambil masih harus diperiksa di laboratorium. Dari pemeriksaan ini diharapkan bisa diketahui apakah kematian tersebut merupakan kematian alamiah atau tidak alamiah,

Ketua PDFMI, Sumy Hastry Purwanti.

Polda Metro Jaya juga meminta publik memberikan ruang bagi keluarga selama proses penyidikan berlangsung dan menunggu hasil pemeriksaan secara objektif. (Knu)

#Polda Metro Jaya #Febrie Adriansyah #Jampidsus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Mulai Dibongkar Jam 10, Profesor Hingga Dokter Forensik Turun Tangan Penggalian Makam ART Eks Jampidsus
Polisi mulai ekshumasi makam Sutrimo, ART eks Jampidsus Febrie Adriansyah, pukul 10.00 WIB di Banyumas.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Mulai Dibongkar Jam 10, Profesor Hingga Dokter Forensik Turun Tangan Penggalian Makam ART Eks Jampidsus
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Kejaksaan Agung Periksaan Belasan Orang Terkait Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Dari belasan saksi yang diperiksa, sebanyak tujuh orang hadir memenuhi agenda pemeriksaan tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Kejaksaan Agung Periksaan Belasan Orang Terkait Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Indonesia
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Pertanyakan Penyidikan TPPU, Soroti Putusan MK
Kuasa hukum Febrie Adriansyah menyoroti soal penyidikan kasus TPPU. Mereka juga menyoroti putusan MK.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Pertanyakan Penyidikan TPPU, Soroti Putusan MK
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Tidak Wajar, LPSK Jemput Bola Lindungi Keluarga Mendiang
LPSK jemput bola tawarkan perlindungan bagi keluarga Sutrimo, ART eks Jampidsus Febrie yang meninggal tidak wajar.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Tidak Wajar, LPSK Jemput Bola Lindungi Keluarga Mendiang
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Bagikan