Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya

Rilis Polda Metro Jaya.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - POLDA Metro Jaya mengungkap modus yang digunakan sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam memberangkatkan warga negara Indonesia (WNI) secara ilegal ke Libya. Para pelaku merekrut calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dengan iming-iming pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) di Turki, tapi para korban justru dikirim ke Libya untuk dipekerjakan secara nonprosedural.

Direktur Reserse PPA-PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari Wibowo mengatakan modus tersebut terungkap setelah pihaknya menangani kasus TPPO dan memulangkan tiga korban dari Libya, yakni Nike Ahmad Rafiq (NAR), Siti Saodah (SS), dan Novita Kusput Ranti (NKR).

“Ketiga korban merupakan perempuan dewasa yang dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga di Libya. Mereka mengalami eksploitasi secara ekonomi karena ditempatkan di negara yang bukan menjadi negara penempatan pekerja migran Indonesia sesuai dengan ketentuan moratorium di Libya,” kata Rita saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (4/8).

Rita menjelaskan para pelaku terlebih dahulu mencari calon pekerja migran dengan menawarkan pekerjaan di Turki. Untuk meyakinkan korban, sindikat juga memberikan uang saku kepada keluarga korban sebelum keberangkatan.

Baca juga:

Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka


Setelah korban bersedia, pelaku memfasilitasi seluruh proses keberangkatan, mulai dari pengurusan dokumen administrasi, pemeriksaan kesehatan, penampungan sementara, hingga pemberangkatan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Namun, sesampainya di luar negeri, para korban tidak ditempatkan di Turki sebagaimana dijanjikan. Mereka justru diberangkatkan secara nonprosedural ke Libya tanpa dokumen resmi sebagai pekerja migran Indonesia dan kemudian dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni RI alias Ica dan DY. RI diduga berperan mengendalikan proses perekrutan, menyediakan dana untuk pengurusan administrasi keberangkatan, serta menghubungkan korban dengan jaringan agen di luar negeri.


Sementara itu, DY berperan mencari calon pekerja migran Indonesia, mengurus administrasi pemberangkatan, menampung korban sebelum diberangkatkan, hingga mengantar mereka ke Bandara Soekarno-Hatta.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak pidana perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang merampas hak-hak korban. “Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tindak pidana perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang merampas hak-hak korbannya sehingga penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, perlindungan korban, hingga penegakan hukum terhadap para pelaku,” ujar Onkoseno.


Saat ini, ketiga korban telah dipulangkan ke Indonesia melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga. Setibanya di Tanah Air, mereka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan, pendampingan psikologis, serta proses pemulihan. Atas perbuatan mereka, kedua tersangka dijerat Pasal 455 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta Pasal 4 juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Mereka terancam hukuman penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling sedikit Rp 120 juta dan paling banyak Rp 600 juta.(knu)


Baca juga:

3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya, Pelaku Janjikan Kerja ART di Turki

#TPPO #Perdagangan Orang #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November 2026, Cek Syarat dan Biayanya
SIM Keliling Jakarta beroperasi di Duren Sawit dan Kebon Jeruk pada Minggu, 1 November 2026. Simak jadwal, syarat, lokasi, dan biaya perpanjangan SIM.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November 2026, Cek Syarat dan Biayanya
Indonesia
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Polda Metro Jaya mencatat 77 kegiatan di Jakarta pada 28 Oktober 2026, termasuk 53 aksi penyampaian aspirasi. Pengamanan dan rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat WhatsApp
Dalam pelaksanaannya, Dadang menjelaskan penanganan dilakukan secara terintegrasi melalui lima tim khusus yang saling berkaitan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat  WhatsApp
Indonesia
Polresta Solo Bongkar Kasus Prostitusi Online, 14 Orang Jadi Tersangka
Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko mengatakan para korban diduga direkrut dan dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial melalui aplikasi daring.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Polresta Solo Bongkar Kasus Prostitusi Online, 14 Orang Jadi Tersangka
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Rekaman dari bodycam akan digunakan untuk mendokumentasikan setiap tindakan petugas, termasuk saat menindak pelanggar lalu lintas.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Indonesia
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Kapolda Metro Jaya menegaskan, operasi tidak hanya mengandalkan penindakan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Pembinaan dapat dilakukan melalui kunjungan ke rumah maupun sekolah melibatkan Bhabinkamtibmas dan fungsi Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas).
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Indonesia
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Operasi Patuh Jaya 2026 resmi digelar Polda Metro Jaya mulai hari ini! Cek jadwal lengkap, daftar sasaran pelanggaran, dan aturan tilang terbarunya biar gak boncos di jalan.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Bagikan