MERAHPUTIH.COM - POLDA Metro Jaya masih mengusut penyebab kematian mantan asisten rumah tangga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo. Sutrimo ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).
"Sebanyak 24 saksi sudah kami periksa atau kami mintai keterangan di dalam proses penyelidikan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Senin (10/8).
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
"Untukpara saksi yang dari pihak keluarga, karena dalam proses penyelidikan sudah dilakukan pengambilan keterangan, kami akan melakukan pengambilan keterangan atau permintaan keterangan lanjutan nanti di Banyumas," ungkapnya.
Polda Metro Jaya menyampaikan rencana ekshumasi jenazah Sutrimo. Ekshumasi direncanakan dilakukan pada Rabu (12/6) di Banyumas, Jawa Tengah.
Baca juga:
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Buka Suara soal Kematian Sutrimo, Minta Tunggu Hasil Penyelidikan
Saat ini, kasus tersebut telah resmi ditangani Polda Metro Jaya.
Sutrimo,ditemukan meninggal dunia di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 23 Juli 2026.
Korban tewas dalam kondisi mulut dan hidung berbusa, lalu sempat dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring.(knu)
Baca juga:
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang