Kapal TNI AL Dikerahkan Berikan Bantuan Korban Bencana Alam di NTT

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 08 April 2021
Kapal TNI AL Dikerahkan Berikan Bantuan Korban Bencana Alam di NTT

Kapal TNI AL Dikerahkan Berikan Bantuan Korban Bencana Alam di NTT (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - TNI AL mengirimkan bantuan bencana alam banjir bandang dan tanah longsor serta mengerahkan sejumlah unsur KRI hingga prajurit ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mengatakan Koarmada I melepas KRI Semarang-594 dari JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga:

Brimob Evakuasi Korban hingga Lakukan Pembersihan ke Lokasi Bencana NTT

"Kita akan melepas KRI Semarang menuju daerah yang sedang kena bencana di Lembata dan Larantuka Nusa Tenggara Timur," kata Heri di Deck KRI Semarang, Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (8/4).

KRI Semarang-594 akan mengangkut bahan bantuan dari Kepresidenan, Kementerian atau Lembaga, dan juga berbagai bantuan dari masyarakat.

"Dari Jakarta kita sudah membuat 24 truk dengan berbagai macam jenis sumbangan seperti beras, makanan cepat saji, selimut, pakaian layak pakai, dan sebagainya," kata Heri.

Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI AL anggota Satgas Kemanusiaan menaiki pesawat C-130 Hercules untuk berangkat ke NTT melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (7/4). ANTARA/HO-Dinas Pe

Kemudian, besok akan mampir di Surabaya dan sudah menunggu 25 truk. Ia berharap cuaca mendukung.

"Saya yakin sudah ditunggu saudara kita yang terdampak bencana," jelas Heri.

Baca Juga:

Korban Banjir Bandang di NTT Dapat Dana Bantuan Rp500 Ribu per Bulan

Sebelumnya, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Oswald Siahaan (OWA)-354 dari jajaran Koarmada II Surabaya dengan membawa 81 Koli berupa pakaian layak pakai, pakaian bayi, selimut dan makanan.

Selain membawa barang bantuan bencana, TNI Angkatan Laut juga mengangkut personel SAR dari sejumlah satuan seperti Pasmar 1, Yonmarhanlan VII, Yonkes TNI AU dan Setmilpres, dan dokter relawan. (Knu)

#TNI AL #NTT #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Indonesia
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
Bagikan