MerahPutih.com - Kantor Imigrasi Surakarta, Jawa Tengah, mengawasi ketat keberadaan sebanyak 137 WNA di wilayah Soloraya. Pengawasan tersebut dilakukan setelah adanya kejadian WNA India positif melarikan diri dari lokasi karantina.
Kepala Kantor Imigrasi Solo, Dwi Anandita Hari Wibowo mengatakan, data terakhir ada 137 WNA di wilayah Soloraya. WNA tersebut tersebar di sejumlah daerah dengan tujuan kerja.
Baca Juga
"Data yang kami dapat ada 137 WNA di Soloraya. Kita akan terus awasi mereka semua," kata Dwi, Selasa (11/5).
Ia mengatakan pengawasan dilakukan seiring dengan mengganasnya kasus COVID-19 di India. Bahkan, satu dari 137 WNA India terpapar corona yang tinggal di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
"Di Karanganyar, terdapat WN India yang ketahuan positif COVID-19, tetapi keberadaannya sempat tidak diketahui," kata dia.
Dikatakannya, persoalan WNA di Karanganyar yang positif COVID-19 sudah teratasi Dinas Kesehatan Karanganyar. Dia juga memastikan tidak ada penambahan jumlah WNA di wilayah Soloraya.
Ia menjelaskan dari 137 orang WNI India tersebut, tujuh orang di antaranya tinggal di Solo. Sementara itu, sisanya tinggal di Solo sekitar.
"Keberadaan WNA India di Solo Raya untuk bekerja sebagai tenaga ahli. Mereka bekerja di perusahaan-perusahaan tekstil dan garmen," papar dia.
Pengawasan WNA, kata dia, dilakukan antara lain melalui sponsor yang membawa WN India ke Solo. Para WNA pun secara periodik akan berkoordinasi dengan Imigrasi.
"Kita awasi mereka. Sudah kita sosialisasikan juga kepada sponsornya agar ikut menjaga mereka," papar dia.
Diketahui, WNA India berusia 51 tahun sempat menjalani tes swab di sebuah RS di Solo dan hasilnya positif pada 6 April 2021. Setelah itu, keberadaannya tidak diketahui hingga disebut-sebut melarikan diri.
Sampai akhirnya, WNI India itu diketahui berada di rumah kontrakannya di Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga