WNA Asal India Positif COVID-19 di Karanganyar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 09 Mei 2021
WNA Asal India Positif COVID-19 di Karanganyar

lustrasi - Pemudik yang nekat melintas masuk Solo dilakukan tes swab sebagai tracking COVID-19, Sabtu (8/5). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang laki-laki warga negara asing (WNA) asal India dinyatakan positif hasil test PCR. Saat ini, WNA tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah kontrakannya di Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar Purwati mengatakan, WNA India terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut dengan status orang tanpa gejala (OTG).

"WNA India tersebut diketahui positif COVID-19 usai jalani tes swab PCR mandiri di rumah sakit di wilayah Solo pada Kamis kemarin," kata Purwati, Sabtu (8/5)

Baca Juga:

Sumber Air di Karanganyar Ini Bisa Terbakar

Untuk hasil tes swab PCR, kata dia, diberitahukan pada DKK Karanganyar supaya dilakukan pengawasan. WNA India tersebut jalani isolasi di rumah kontrakannya dengan diawasi petugas keamanan.

"Satgas Kecamatan dan desa selanjutnya kami minta melakukan pengawasan, selama warga negara India itu menjalani isolasi mandiri di rumah kontrakannya," kata dia.

 Pemudik yang nekat melintas masuk Solo dilakukan tes swab sebagai tracking COVID-19, Sabtu (8/5). (MP/Ismail)
Ilustrasi - Pemudik yang nekat melintas masuk Solo dilakukan tes swab sebagai tracking COVID-19, Sabtu (8/5). (MP/Ismail)

Camat Gondangrejo Rusmanto menambahkan, pengawasan selama 24 jam melekat pada WNA yang positif corona. WNA India tersebut diketahui sudah lama tinggal dan bekerja di Gondangrejo.

"Sebagai langkah antisipasi forkopimcam dan desa telah menjaga selama 24 jam. Jangan sampai melarikan diri," ucap Rusmanto

Baca Juga:

Kunjungi Kawasan Pertanian Karanganyar, Mentan Gaungkan Gerakan Padat Karya

Ia mengatakan, kebutuhan makan WNA India positif selama jalani karantina ditanggung Pemkab Karanganyar. Dari DKK Karanganyar juga sedang melakukan tracing untuk memastikan tidak ada lagi yang terpapar.

"WNA India tersebut sudah hampir setahun di kerja di Karanganyar dan sudah bisa berbahasa Indonesia," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pemkot Buka Tempat Wisata saat Lebaran, Gibran: Hanya untuk Masyarakat Lokal

#Kabupaten Karanganyar #COVID-19 #India
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Bongkar Peredaran 'Pil Koplo' di Karanganyar, 1 Orang Berhasil Diamankan
Polres Karanganyar membongkar peredaran obat keras di Mojogedang, Rabu (13/5). Satu orang diduga bandar berhasil ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Polisi Bongkar Peredaran 'Pil Koplo' di Karanganyar, 1 Orang Berhasil Diamankan
Indonesia
Atap Kelas MTs 4 Muhammadiyah di Sragen Ambruk, 8 Orang Luka-luka
Atap kelas MTs 4 Muhammadiyah di Sragen ambruk pada Selasa (12/5). Sebanyak delapan orang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Atap Kelas MTs 4 Muhammadiyah di Sragen Ambruk, 8 Orang Luka-luka
Dunia
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Pabrik tersebut seharusnya tutup, tapi sekitar 50 pekerja berada di dalam saat kejadian.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Indonesia
Stok LPG di Jateng Aman, Ahmad Luthfi Tegaskan Distribusi Subsidi Harus Tepat Sasaran
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginspeksi distribusi LPG di Karanganyar. Ia menegaskan, distribusi subsidi harus tepat sasaran.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
Stok LPG di Jateng Aman, Ahmad Luthfi Tegaskan Distribusi Subsidi Harus Tepat Sasaran
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Polisi Bongkar LPG Subsidi Oplosan di Karanganyar, Raup Rp 24 Juta per Hari
Polisi membongkar kasus LPG subsidi oplosan di Karanganyar pada Senin (6/4). Pelaku meraup keuntungan Rp 24 juta per hari.
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Polisi Bongkar LPG Subsidi Oplosan di Karanganyar, Raup Rp 24 Juta per Hari
Fun
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Serial terbaru berjudul Hello Bachhon mengangkat kisah nyata pendidik India, Alakh Pandey, sosok di balik kanal YouTube populer Physics Wallah.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Indonesia
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Dengan memilih produk lokal, pemerintah secara otomatis mendukung penyerapan tenaga kerja dan memastikan ketersediaan suku cadang hingga ke pelosok daerah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Februari 2026
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Indonesia
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Dengan memilih jalan impor, Said menilai Agrinas memilih "memunggungi jalan" dan abai untuk memperkuat industri nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Indonesia
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Alih-alih melirik produk luar negeri, Said mempertanyakan alasan perusahaan pelat merah tersebut tidak menggandeng produsen otomotif dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Bagikan