Kamu Haus Terus Menerus padahal Sudah Minum, Bisa Jadi Kamu Kena Polidipsia
Pahami jika kamu merasa harus terus menerus. (Unsplash/Bluewater Sweden)
BISA jadi haus yang timbul karena berolahraga atau bekerja di bawah sinar matahari, hal yang normal terjadi pada tubuh manusia. Tetapi jika kamu sering merasa haus padahal kamu sudah sering minum, bisa jadi kamu terkena polidipsia.
Menurut Alodokter, polidipsia sering terjadi pada orang yang mengidap diabetes akibat kadar gula yang tinggi. Saat gula darah tinggi, ginjal akan memproduksi urine yang mengandung air dan gula darah agar kembali normal.
Baca Juga:
Karena cairan tubuh ikut berkurang, secara otomatis otak akan memerintahkan tubuh untuk minum secepatnya. Polidipsia bisa juga terjadi pada orang yang dehidrasi.
Polidipsia bisa disebabkan oleh
- Penggunaan obat-obatan seperti diuretik atau kortikosteroid
- Konsumsi minuman berkafein
- Konsumsi minuman beralkohol
- Konsumsi makanan tinggi garam dalam jumlah banyak
- Rasa gugup yang berlebihan
Baca Juga:
Gejala polidipsia
Cara mudah untuk mengetahui gejala polidipsia adalah dengan membedakan rasa haus. Rasa haus yang wajar adalah rasa haus yang cepat reda setelah kamu minum air yang cukup. Tetapi kamu harus waspada jika rasa haus itu tidak reda setelah kamu minum air ditambah lagi dengan tanda-tanda seperti ini.
- Makan berlebihan dan sering buang air kecil
- Urine berwarna cokelat atau gelap
- Cepat merasa lelah
- Pusing
- Mulut kering
- Mual atau muntah
- Pengelihatan kabur
- Demam
- Kejang
Cara menangani polidipsia
Polidipsia dapat diatasi tergantung pada penyebabnya. Jika penyebabnya adalah diabetes, maka dokter akan menyarankan untuk mengubah pola hidup. Misalnya dengan mengurangi konsumsi minuman yang memiiki kafein seperti kopi dan minuman beralkohol, mengurangi asupan yang mengandung gula tinggi, mengkonsumsi makanan yang bergisi dan rutin berolahraga.
Bila gejala diabetes tetap tidak membaik, dokter akan memberi resep obat diabetes seperti metformin, glibenclamide dan linagliptin.
Sementara itu jika Polidipsia muncul sebagai gejala dehidrasi, contohnya seperti diare akut dan muntah terus menerus, dokter akan menganjurkan banyak minum air dan meresepkan obat diare atau obat mual agar cairan tubuh tidak banyak yang keluar.
Tetapi jika gejala yang disebutkan diatas tidak ada atau ada gejala lain, kamu harus cepat cepat ke rumah sakit untuk mendapatkan penaganan yang lebih baik. (aqb)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya