Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kak Seto Imbau Orangtua Lebih Selektif dalam Memilih Daycare

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 12 Juli 2022
Kak Seto Imbau Orangtua Lebih Selektif dalam Memilih Daycare

Kak Seto Imbau Orangtua Lebih Selektif Dalam Memilih 'Daycare' (Foto: pixabay/buffetcrush)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETO Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto, berpesan pada para orangtua agar lebih selektif dalam memilih daycare atau tempat penitipan dan pengasuhan anak.

Kak Seto yang menjabat sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menuturkankan, ada sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam memilih daycare, yakni edukasi, lingkungan, dan keamanan.

"Ya yang ramah anak dan yang betul-betul menjunjung tinggi atau mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak," ujar Kak Seto saat ditemui di Gedung LPJA Pasar Baru, Jakarta, seperti dilansir laman Antara, Senin (11/7).

Baca juga:

Serial Animasi Karya Anak Bangsa 'Ibra' Rilis Episode Pertama

Kak Seto menjelaskan, orangtua disarankan memilih daycare yang lingkungannya aman. (Foto: Pixabay/westfale)

Selain aman, Kak Seto juga memberikan beberapa syarat daycare yang baik. Seperti tidak banyak asap atau dipinggir jalan, lingkungan yang kotor dan licin, pengasuh yang profesional, serta pemimpin tempat pengasuhan anank yang pahal tujuan mendirikan daycare tersebut.

Kemudian Kak Seto menyarankan para orangtua untuk memeriksa langsung tempatnya, guna menghindari berbagai potensi buruk dari daycare tersebut.

"Orangtua harus terjun, harus lihat sendiri. Artinya 'abal-abal' itu bisa saja mungkin ada para pedofil menyasar anak-anak yang balita. Atau kedua sekedar untuk bisnis itu juga tidak benar," terang Kak Seto.

Kak Seto pun menjelaskan bahwa ada beberapa manfaat daycare bagi perkembangan anak. Salah satunya merangsang perkembangan sosial.

"Ya karena peniruan, social learning-nya berjalan, belajar secara sosial. Itu kadang lebih efektif dari belajar dengan ayah ibunya. Ketika melihat teman-temannya duduk manis makan, semua ikut," jelasnya.

Baca juga:

Film Animasi 'Nussa' Segera Hadir di Bioskop

anak juga perlu diajarkan dari segi psikoseksual, agar dia bisa melindungi organ tubuhnya sendiri dari orang asing(Foto: pixabay/sphaeroid)

Agar perkembangan anak lebih terasah, Kak Seto menyarankan kegiatan yang bisa dilakukan di daycare, seperti mengajarkan anak permainan kreatif dan edukatif.

Kemudian, anak juga perlu diajarkan dari segi psikoseksual, agar dia bisa melindungi organ tubuhnya sendiri dari orang asing atau orang yang baru dikenalnya.

Perkembangan emosional anak juga perlu diasah. Para orangtua perlu mengajarkan anak agar tidak mudah meledak-ledak ketika marah dan bisa mengontrol emosinya.

Terlepas dari manfaat daycare bagi perkembangan anak, hubungan baik antara orangtua dan anak dirumah juga perlu dibangun. Bercerita dan mendongeng menggunakan buku atau boneka yang lucu bisa jadi tips dari Kak Seto untuk membangun hubungan antar orangtua dan anak yang asik dan mendidik. (Ryn)

Baca juga:

Mika Tambayong dan Eva Celia Isi Suara Film Animasi Disney

#Anak #Parenting #Kak Seto Mulyadi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Bagikan