Jual Ketan Beracun, Oman Diamankan Polres Purwakarta

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 02 Januari 2018
Jual Ketan Beracun, Oman Diamankan Polres Purwakarta

Ilustrasi (Foto: Warinternasional)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Polres Purwakarta menangkap pedagang tape keliling, Omat (48) warga Cikopeng RT 2 RW 1, Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin, Bandung pada Sabtu (31/12).

Omat ditangkap atas dugaan menjual tape ketan yang diduga beracun yang menyebabkan satu orang warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta meninggal dunia dan 30 lainnya dirawat setelah makan tape ketan yang dijualnya.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan korban membeli tape ketan yang dijual tersangka seharga Rp 35 ribu per kilogram.

"Paginya para korban ini membeli tape ketan dari pedagang keliling bernama Omat yang mengaku dari Cililin, Bandung. Pada sore hari korban merasa mual dan pusing," kata Yusri, Selasa (2/1).

Korban lalu dibawa ke klinik Bakti Mulya untuk mendapatkan perawatan. Salah satu korban bernama Roni Sutisna setelah diperiksa tim medis di klinik Bakti Mulya lalu dilarikan ke RSU Bayu Asih tapi namun nyawanya tak tertolong.

"Salah satu korban bernama Roni Surisna setelah diperiksa dr Caca kemudian dirujuk ke RSU Bayu Asih dan meninggal dunia," kata Yusri.

Sedangkan 30 orang korban lainnya sebagian dirawat jalan dan sebagian dirawat di Puskesmas Darangdang, Purwakarta.

"Korban di kecamatan lain masih dalam pendalaman," sebut Yusri. Sementara penjual tape ketan tersebut, saar ini diamankan di polisi guna pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Berita ini berdasarkan laporan Mauritz, kontributor Merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga artikel lainnya di: Tiga Ulama Sokong Maman Imanulhaq Pimpin Jawa Barat

#Keracunan #Yusri Yunus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
BGN juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kejenuhan pengelola SPPG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
Indonesia
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Biaya pengobatan tidak semestinya dibebankan kepada keluarga apabila gangguan kesehatan tersebut terbukti merupakan dampak dari pelaksanaan program MBG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Indonesia
106 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan Dipastikan Dari MBG
Kasus ini,, menjadi pembelajaran bagi SPPG lainnya agar lebih berhati-hati sehingga kejadian serupa tidak terulang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
106 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan Dipastikan Dari MBG
Indonesia
SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan
SPPG Al Abidin Solo dihentikan sementara usai 108 siswa mengalami keracunan. Pemkot Solo kini menunggu hasil lab.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan
Indonesia
108 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan, Dinkes Uji Sampel Makanan MBG
Siswa SDII Al Abidin Solo diduga keracunan MBG. Kini, Dinkes Solo masih menunggu hasil uji lab sampel makanan.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
108 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan, Dinkes Uji Sampel Makanan MBG
Lifestyle
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Keracunan gas portable sering kali tidak langsung disadari karena gejalanya mirip kelelahan biasa atau masuk angin.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Lifestyle
Bahaya Gas Portable bagi Tubuh, Belajar dari Tragedi di Temanggung
Penggunaan kompor portable tanpa sirkulasi udara yang baik dapat memicu risiko serius bagi kesehatan bahkan berujung kematian.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Bahaya Gas Portable bagi Tubuh, Belajar dari Tragedi di Temanggung
Indonesia
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Jaktim, SPPG Pulogebang Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Higiene
SPPG Pulogebang ternyata belum mengantongi sertifikat higiene. Hal itu terungkap usai ratusan siswa keracunan MBG.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Jaktim, SPPG Pulogebang Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Higiene
Indonesia
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, 37 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Korban keracunan MBG di Jakarta Timur sudah membaik. Namun, sebanyak 37 siswa belum diizinkan pulang dari rumah sakit.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, 37 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Indonesia
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
BGN meminta maaf atas insiden keracunan MBG di Jakarta Timur. Puluhan siswa mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Bagikan