Jokowi Pastikan Program Kartu Prakerja Tetap Berjalan

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 17 Juni 2022
Jokowi Pastikan Program Kartu Prakerja Tetap Berjalan

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara 'Kita Prakerja' di Sentul International Convention Center di Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/6). Acara ini menampilkan sejumlah pekerja yang mengikuti program Kartu Prakerja.

Jokowi memastikan program Kartu Prakerja akan tetap berjalan meski ia tak lagi menjabat sebagai presiden. Ia mengatakan program Prakerja perlu dilanjutkan karena memberikan manfaat bagi penerimanya.

Baca Juga:

Menko Airlangga Pamer Keberhasilan Program Kartu Prakerja

"Tahun depannya lagi ada lagi," ujar Jokowi di Sentul International Convention Center, Jumat (16/6).

Sejak diluncurkan pada awal 2020 hingga saat ini, tercatat sebanyak 12,8 juta orang dinyatakan lulus seleksi.

Jokowi menceritakan, program Kartu Prakerja diluncurkan saat Indonesia menghadapi badai pandemi COVID-19. Saat itu, Indonesia sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Bayangkan, tapi yang saya sangat apresiasi, yang daftar sampai saat ini sudah 115 juta. Yang terverifikasi 84 juta, yang diterima 12,8 juta. Besar sekali, ini angka yang tidak kecil 12,8 juta," kata Jokowi yang tampil memakai jaket merah G20.

Jokowi mengutip hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan 88,9 persen penerima Kartu Prakerja mengaku program ini meningkatkan keterampilan.

Meski demikian, dia meminta pengelola program Kartu Prakerja terus melakukan evaluasi dan koreksi.

Salah satunya, menambah program pendampingan terhadap alumni penerima program Kartu Prakerja.

"Kita harapkan terus dievaluasi, dikoreksi, diperbaiki. Masukan-masukan saya kira banyak, diterima, didampingi, diendorse," ujarnya.

Baca Juga:

Jokowi Bagikan Bansos PKH di Serang dan Temui Alumni Program Kartu Prakerja di Bogor

Menurutnya, Kartu Prakerja merupakan salah satu program yang dapat membangun sumber daya manusia (SDM). Di sisi lain, SDM menjadi kunci untuk memajukan bangsa.

Jokowi menyebut, meskipun sebuah negara memiliki sumber daya alam (SDA) melimpah namun jika tidak diimbangi dengan SDM berkualitas, maka tak akan mengalami kemajuan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, anggaran program Kartu Prakerja saat ini tengah proses penyusunan. Anggaran tersebut nantinya akan disatukan di dalam sektor perlindungan sosial.

"Tahun depan sedang kita hitung semuanya untuk anggaran tahun 2023. Ini nanti kita lihat keseluruhan bansos dan yang lainnya," kata Sri Mulyani. (Knu)

Baca Juga:

Ratusan Miliar Dana Kartu Prakerja Tidak Tepat Sasaran, DPR Sebut Evaluasi Program Gagal

#Jokowi #Joko Widodo #Kartu Prakerja
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Bagikan