Jokowi Hadiri Jalan Sehat Satu Abad NU, Polresta Surakarta Terjunkan 1.128 Personel
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi. (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah menerjunkan sebanyak 1.128 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan jalan sehat Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Pamedan Puro Mangkunegaran, Minggu (22/1).
Kegiatan tersebut bakal dihadiri langsung Presiden Jokowi dan dihadiri ribuan warga Nahdliyin.
Baca Juga:
Jokowi Sedih Masih Ada Daerah Larang Umat Beragama untuk Ibadah
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan sebanyak 1.128 personel gabungan akan diterjunkan pada kegiatan jalan sehat Satu Abad Nahdlatul Ulama di Puro Mangkunegaran. Personel itu merupakan gabungan TNI dan Polri.
"Kami terjunkan 1.128 personel gabungan akan amankan kegiatan jalan sehat Satu Abad Nahdlatul Ulama yang akan dihadiri Presiden Jokowi," kata Iwan, Selasa (17/1).
Dikatakannya, untuk pengamanan ring satu VVIP pihaknya akan berkoordinasi dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Pasalnya, kegiatan tersebut berdampingan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo.
Baca Juga:
Jokowi Minta Kepala Daerah Petakan Potensi Kerawanan di Tahun Politik
"Jumlah peserta jalan sehat jalan sehat Satu Abad Nahdlatul Ulama mencapai ribuan. Acara juga bersamaan event rutin CFD (Car Free Day) jadi butuh pengamanan ekstra," kata dia.
Mantan Kapolres Sukoharjo ini menyiapkan rejayasa lalu lintas jika dibutuhkan di lapangan. Untuk penutupan Jalan Slamet Riyadi untuk CFD tetap dilakukan
"Kami juga akan bagi tugas pengamanan pada puncak perayaan Imlek di Pasar Gede dengan adanya pesta kembang api. Kita berharap semua berjalan lancar," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Jokowi Ingatkan Pemda Jangan Asal Naikkan Tarif Layanan Publik
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan