Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jejak Inovasi Bali Zoo Bangkit dari Terpaan Pandemi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 07 Desember 2020
Jejak Inovasi Bali Zoo Bangkit dari Terpaan Pandemi

Wisatawan bergaya di gerbang masuk Bali Zoo di Desa Singapadu, Gianyar, Bali, Jumat (4/12/2020) (ANTARA/Nanien Yuniar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAMA seperti tempat wisata lainnya di pulau Dewata, Bali Zoo juga turut terdampak pandemi COVID-19 yang berimbas pada anjloknya jumlah pengunjung. Meski turun drastis, manajemen tak mau menyerah begitu saja.

Beberapa bulan belakangan, kebun binatang ini kembali bangkit dan berangsur-angsur membaik. Bahkan, kebun binatang mampu menawarkan pengalaman baru untuk pengunjung yang mulai berani berwisata di tengah situasi yang serba tidak pasti.

Pada hari biasa di luar hari libur dan akhir pekan, kebun binatang yang terletak di Desa Singapadu, Gianyar ini rutin dikunjungi sekitar 700-1.000 orang per hari. Sebagian besar adalah turis mancanegara.

Baca juga:

Ubah Strategi di 2021, Trik Survive ala Warner Bros

Tak heran, ketika pembatasan wilayah diberlakukan dan turis-turis asing belum diizinkan untuk kembali memasuki pulau Bali, jumlah pengunjung akhirnya terjun bebas.

Namun, Bali Zoo melihat ada geliat pertumbuhan pengunjung yang mulai mencari hiburan terdekat setelah berbulan-bulan mendekam di dalam rumah demi mencegah penyebaran virus corona baru.

"Perlahan meningkat, weekday rata-rata kunjungan 200-300 orang per hari, kalau weekend bisa tembus 500-600 orang," kata Head of Public Relations Bali Zoo Emma Chandra, dikutip Antara, Senin (7/12).

Inovasi Tiada Henti

Bali zoo
Bali Zoo di Desa Singapadu, Gianyar, Bali, Jumat (4/12/2020) (ANTARA/Nanien Yuniar)

Kebun binatang ini sudah dibuka untuk umum sejak 11 Juli 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Begitu tamu datang, setiap orang bisa mencuci tangan di beberapa wastafel yang tersedia, juga harus melewati petugas yang bakal memeriksa suhu tubuh.

Awalnya memang hanya warga yang berdomisili di pulau Bali yang menjadi pengunjung Bali Zoo. Agar lebih menarik untuk didatangi, Bali Zoo menerapkan harga tiket promosi yang lebih terjangkau. Akibat gencarnya promosi beberapa bulan terakhir turis domestik dari Jakarta dan Surabaya mulai berdatangan.

Pada akhir pekan, pengunjung dewasa yang punya kartu identitas domisili di Bali dikenakan biaya Rp95.000 dan Rp75.000 untuk hari biasa. Untuk anak-anak dikenakan biaya tiket sebesar Rp75.000 pada akhir pekan dan Rp55.000 pada hari biasa.

Baca juga:

Kiat Survive Menghadapi Cyberbullying

Satu yang tak kalah penting, adalah kesehatan para satwa tetap terjaga selama pandemi COVID-19. Ada penyesuaian di sana-sini, seperti mengubah komposisi makanan yang diberikan dengan kadar gizi tetap sama.

Saat memasuki Bali Zoo, pengunjung langsung disambut sekelompok rusa totol. Sambil memberikan snack berupa wortel, pengunjung bisa melihat dari dekat, bahkan menyentuh satwa-satwa jinak ini.

Selanjutnya, pengunjung dapat menaiki bus yang tersedia menuju area lain. Ada tempat tinggal orangutan yang kadang bersikap iseng melempar potongan timun yang sedang dikunyah ke arah pengunjung.

Bali zoo
Koleksi orangutan Bali Zoo di Desa Singapadu, Gianyar, Bali, Jumat (4/12/2020) (ANTARA/Nanien Yuniar)

Opsi lainnya, melihat kegagahan singa yang asyik bersantai di tengah panasnya terik matahari, melihat gemasnya meerkat yang lincah, atau mengelus belalai gajah dari dekat.

Tenang saja, manajemen sudah mamastikan selalu ada fasilitas wastafel di berbagai titik, termasuk di area pengunjung bisa bersentuhan dengan hewan. "Kami menerapkan protokol kesehatan untuk memastikan bahwa di sini aman dan teman-teman bisa berlibur aman dan menyenangkan," ujar Emma.

Kendati demikian, ada program-program reguler yang terpaksa tidak beroperasi selama pandemi COVID-19, di antaranya sarapan bersama orangutan serta mandi lumpur bersama gajah. Sebagai gantinya, Bali Zoo menawarkan area baru yang membuat orang-orang bisa merasakan suasana Afrika.

Padang tandus dan bebatuan menjadi habitat dari satwa yang memang didatangkan langsung dari benua tersebut, termasuk burung unta. "Nanti akan komplet pada akhir 2020, ada jerapah, zebra, rhino dan flamingo," tutup Emma.

Dukungan Eksternal

Bandara Ngurah Rai
Petugas menyambut penumpang pesawat rute domestik yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)



Pemulihan wisata di Bali juga terasa di luar kebun binatang ini. Pekan lalu, Kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Kabupaten Badung, Bali, kembali membuka kunjungan bagi wisatawan setelah ditutup sejak Maret 2020 akibat pandemi COVID-19.

Pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali juga mencatat pertumbuhan tertinggi jumlah penumpang yang keluar masuk Pulau Bali selama November sejak awal pandemi Maret lalu.

Pada November, sebanyak 3.898 pesawat udara dan 351.585 orang penumpang tercatat keluar masuk melalui Bandara Ngurah Rai. Jika dibandingkan dengan catatan Oktober, terdapat pertumbuhan 27,5 persen dan 51,8 persen untuk pergerakan pesawat udara 27,5 persen dan penumpang. Selama enam bulan ke belakang statistik pesawat dan penumpang yang datang ke Bali terus tumbuh.

"Rata-rata pertumbuhan untuk pesawat udara adalah 56,1 persen sedangkan untuk penumpang rata-rata tumbuh 101,4 persen. Cukup menggembirakan," kata GM PT Angkasa Pura (API) I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry AY Sikado. (*)

Baca juga:

Wida Winarno: 'Berkawan' dengan COVID-19 untuk Survive di Pandemi

#Desember Survive #Wisata #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Bagikan