Viral Lift Rp 200 Miliar di Tebing Pantai Kelingking Nusa Penida, DPR Minta Proyek Tak Rusak Alam

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Oktober 2025
Viral Lift Rp 200 Miliar di Tebing Pantai Kelingking Nusa Penida, DPR Minta Proyek Tak Rusak Alam

Pembangunan Lift di Nusa Penida Bali. (Foto: Dok. media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Media sosial tengah diramaikan dengan viralnya proyek pembangunan lift di tebing Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Proyek yang disebut bernilai Rp 200 miliar itu menuai kontroversi karena dianggap berpotensi merusak keindahan alam kawasan wisata ikonik tersebut.

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, angkat bicara terkait polemik pembangunan lift tersebut. Ia mengingatkan agar tujuan pembangunan tidak disalahartikan sebagai tindakan yang merusak lingkungan.

“Jangan sampai orientasi pembangunan untuk mempermudah justru disalahpahami, atau bahkan dianggap malah merusak alam dan lingkungan,” kata Saleh kepada wartawan, Kamis (30/10).

Baca juga:

Pantai Kelingking Masuk Daftar Pantai Terindah di Dunia

Wakil Ketua Umum PAN itu juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa proyek lift dapat mengubah karakter alami tebing yang menjadi daya tarik utama Pantai Kelingking.

Menurut Saleh, pengembang semestinya melibatkan banyak pihak untuk mendiskusikan dampak dan solusi terbaik bagi kelanjutan proyek.

“Silakan didengar keluhannya. Carikan solusi terbaik agar semua bisa berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Saleh menilai perdebatan publik mengenai proyek tersebut perlu direspons dengan terbuka. Ia menekankan pentingnya menerima masukan dari masyarakat maupun pemerhati lingkungan.

“Kalau ada masukan positif, silakan ditampung dan ditindaklanjuti,” katanya.

Ia juga meminta pihak pengembang melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat setempat agar informasi yang beredar tidak simpang siur.

Dengan demikian, masyarakat dapat memahami secara utuh potensi keuntungan maupun risiko dari pembangunan lift di kawasan wisata tersebut.

Baca juga:

Mewujudkan Bali Net Zero Berawal dari Nusa Penida

Proyek pembangunan lift di tebing Pantai Kelingking sebelumnya menjadi sorotan di media sosial karena dianggap mengganggu keindahan alam dan ikon wisata Nusa Penida. Diketahui, proyek ini disebut melibatkan investor asing dalam pembiayaannya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung telah menanggapi isu tersebut dengan menyatakan bahwa proyek senilai Rp 200 miliar itu telah mengantongi seluruh perizinan yang diperlukan. (Knu)

#Nusa Penida #Pariwisata #Komisi VII DPR #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Dukung Insentif Kendaraan Listrik 2026, Pemerintah Diminta Siapkan Roadmap Industri
Meta description: Kaisar Abu Hanifah mendukung insentif kendaraan listrik 2026, tetapi meminta pemerintah menyiapkan roadmap industri yang jelas dan terukur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
DPR Dukung Insentif Kendaraan Listrik 2026, Pemerintah Diminta Siapkan Roadmap Industri
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Bagikan