Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada

PLN melakukan perbaikan jaringan listrik yang terdampak angin kencang di salah satu titik lokasi di Bali, Rabu (21/1/2026). (ANTARA/HO-Humas PLN UID Bali)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Bali untuk waspada dampak cuaca ekstrem, khususunya pada jaringan listrik. Seperti diketahui, cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali pada 21 sampai 27 Januari.

Gangguan berpeluang terjadi, terutama akibat pohon tumbang serta tiang jaringan yang terdampak angin kencang.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN. Kami mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berisiko,” ujar General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali Eric Rossi Priyo Nugroho di Denpasar, Rabu (21/1).

PLN UID Bali dalam beberapa waktu terakhir, mencatat 36 kejadian gangguan kelistrikan. Mayoritas disebabkan oleh pohon tumbang menimpa jaringan serta tiang listrik yang terdampak angin kencang.

Baca juga:

BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari

Wilayah Gianyar menjadi salah satu daerah dengan kejadian terganggunya kelistrikan akibat cuaca ekstrem yang relatif tinggi.

PLN UID Bali juga mencatat bahwa sepanjang 2025, 64 kali terhentinya sementara pasokan listrik akibat pohon tumbang yang dipicu cuaca ekstrem.

Data tersebut menjadi dasar bagi PLN UID Bali untuk terus meningkatkan upaya mitigasi risiko, termasuk pemeliharaan jaringan secara berkala, penyiagaan peralatan, serta kesiapsiagaan personel di lapangan, agar pemulihan pasokan listrik dapat dilakukan secara cepat, aman, dan terkoordinasi.

Eric menambahkan PLN telah menyiagakan petugas di seluruh unit layanan dan memastikan setiap pekerjaan penanganan dan pemulihan jaringan listrik yang terdampak cuaca ekstrem dilaksanakan sesuai dengan standar keselamatan kerja.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati jaringan listrik yang rusak, kabel yang terjatuh, maupun tiang listrik yang terlihat miring karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa,” katanya dikutip dari Antara. (*)

#Cuaca Ekstrem #Angin Kencang #Bali #Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali pada 21 sampai 27 Januari.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang, puting beliung, maupun hujan es, di seluruh 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur, kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Beberapa wilayah di Bali berpeluang alami bencana hidrometeorologi.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Indonesia
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan kebijakan WFH dan PJJ di tengah cuaca ekstrem. Hal itu dinilai sebagai langkah darurat.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Indonesia
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 27 Januari 2026. BMKG memprediksi hujan ringan hingga lebat berpotensi memicu banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
Indonesia
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, dan tanah longsor
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Indonesia
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hari keempat sebagai mitigasi cuaca ekstrem. Penyemaian awan dilakukan di laut dan wilayah selatan Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
BPBD DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp 31 miliar untuk Operasi Modifikasi Cuaca sepanjang 2026 guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan menekan polusi udara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
Indonesia
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Bali 20-23 Januari 2026
Gelombang tinggi diperkirakan hingga 4 meter di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, perairan selatan Bali, dan Selat Lombok bagian selatan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Bali 20-23 Januari 2026
Indonesia
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
BPBD DKI Jakarta menggelar Operasi Modifikasi Cuaca hingga 22 Januari 2025 untuk menekan dampak cuaca ekstrem dan potensi banjir di Jakarta dan sekitarnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Bagikan