Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
PLN melakukan perbaikan jaringan listrik yang terdampak angin kencang di salah satu titik lokasi di Bali, Rabu (21/1/2026). (ANTARA/HO-Humas PLN UID Bali)
MerahPutih.com - PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Bali untuk waspada dampak cuaca ekstrem, khususunya pada jaringan listrik. Seperti diketahui, cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali pada 21 sampai 27 Januari.
Gangguan berpeluang terjadi, terutama akibat pohon tumbang serta tiang jaringan yang terdampak angin kencang.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN. Kami mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berisiko,” ujar General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali Eric Rossi Priyo Nugroho di Denpasar, Rabu (21/1).
PLN UID Bali dalam beberapa waktu terakhir, mencatat 36 kejadian gangguan kelistrikan. Mayoritas disebabkan oleh pohon tumbang menimpa jaringan serta tiang listrik yang terdampak angin kencang.
Baca juga:
Wilayah Gianyar menjadi salah satu daerah dengan kejadian terganggunya kelistrikan akibat cuaca ekstrem yang relatif tinggi.
PLN UID Bali juga mencatat bahwa sepanjang 2025, 64 kali terhentinya sementara pasokan listrik akibat pohon tumbang yang dipicu cuaca ekstrem.
Data tersebut menjadi dasar bagi PLN UID Bali untuk terus meningkatkan upaya mitigasi risiko, termasuk pemeliharaan jaringan secara berkala, penyiagaan peralatan, serta kesiapsiagaan personel di lapangan, agar pemulihan pasokan listrik dapat dilakukan secara cepat, aman, dan terkoordinasi.
Eric menambahkan PLN telah menyiagakan petugas di seluruh unit layanan dan memastikan setiap pekerjaan penanganan dan pemulihan jaringan listrik yang terdampak cuaca ekstrem dilaksanakan sesuai dengan standar keselamatan kerja.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati jaringan listrik yang rusak, kabel yang terjatuh, maupun tiang listrik yang terlihat miring karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa,” katanya dikutip dari Antara. (*)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Bali 20-23 Januari 2026
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir