Kuliner Nusantara

Jajanan Kaki Lima Kekinian Khas Yogyakarta, Murah dan Lezat!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 16 Februari 2020
Jajanan Kaki Lima Kekinian Khas Yogyakarta, Murah dan Lezat!

Jajanan khas Yogyakarta (Foto: Instagram/@ondeondepakdjadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DAERAH Istimewa Yogyakarta terkenal dengan keindahan alam dan budaya yang kaya. Menjadi destinasi yang selalu diserbu para pelancong dalam negeri maupun mancanegara. Lebih dari itu, Jogja juga memiliki segudang jajanan kaki lima khas yang ramah di kantong dan tak kalah lezat. Jadi, disarankan buat kamu yang melancong ke Kota Pelajar tersebut untuk mencobanya. Nih beberapa pilihannya!

Baca juga:

5 Kuliner Unik Khas Natuna yang Harus Kamu Cicipi

Rujak Es Krim

View this post on Instagram

#kulinerkekinian #kulinerjogja #jogjakuliner #grabfoodid

A post shared by RUJAK ES KRIM JOGJA (@rujakeskrimbangjack) on

Rujak es krim Pak Paino bisa ditemukan di daerah Pakualaman. Menawarkan campuran beraneka ragam potongan buah-buahan dan es krim, menghasilkan cita rasa yang sangat menyegarkan. Kamu dapat mencobanya hanya dengan membayar Rp 5 ribu per porsi.

Es Buah PK

Berada di Jalan Kyai Mojo 111, Tegalrejo, tempat ini berdiri sejak tahun 1973. Terkenal dengan sensasi yang menyegarkan karena terdiri dari berbagai campuran. Seperti buah alputkat, nangka, sawo, kelapa muda, cincau hitam, susu cokelat dan serutan es. Pelanggan es buah PK datang dari penjuru kota. Seporsi es buah PK dijual seharga Rp 6 ribu saja.

Jenang

Merupakan jajanan yang terkenal dari zaman dulu. Jenang disajikan menggunakan wadah unik dengan pincuk dari daun pisang. Jenis yang ditawarkan bermacam-macam, seperti sumsum putih, sumsum manis, mutiara, candil dan gempol.

Banyak terdapat di daerah Yogyakarta, salah satunya di Jalan Hayam Wuruk daerah Danurejan. Harga satu pincuk jenang dijual Rp 4 ribu saja.

Baca juga:

Tak Selalu Pedas, Minangkabau Juga Punya Kuliner Khas yang Manis

Wedang Tahu

Wedang tahu sangat cocok dimakan dalam keadaan hangat. Memiliki tekstur lembut, wedang tahu cocok dikonsumsi saat pagi hari. Penyajian wedang tahu memakai tambahan kuah jahe dan gula.

Wedang tahu Bu Sukardi merupakan salah satu yang paling terkenal di Yogyakarta. Berlokasi di Jalan Asem Gede 14, Jetis, berada persis di seberang gudeg Bu Djuminten. Seporsi porsi wedang tahu cuma Rp 6 ribu.

Lupis Mbah Satinem

Berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro, di Timur Pesona Tugu Yogyakarta. Pertama kali berjualan di tahun 1963, lupis legendaris ini tetap menyajikan rasa dan aroma berkualitas.

Seporsi lupis dengan campuran kelapa dan cairan gula merah ini dijual hanya Rp 5 ribu. Mulai berjualan dari pukul 06.00 hingga 08.00 pagi. Pelanggan disaranakan datang lebih pagi untuk mendapatkan nomor antrian.

Onde-onde

View this post on Instagram

Onde Onde Pak Djadi buka setiap hari yaaa :) . . . . .------------------------------------------------- . ???? Onde Onde Pak Djadi ???? ???? 0896 7161 8018 ???? Available with GO-FOOD. . ???? Cabang 1. Depan Pasar Beringharjo, Jalan Malioboro. (Depan Bank BPD DIY Malioboro) ? 15.30 - 21.00. . ???? Cabang 2. Perempatan Progo & TBY (Taman Budaya Yogyakarta) ? 13.00 - 18.00 ------------------------------------------------- . . . . . #kuetradiaional #streetfood #kulinerjogja #jajananpasar #foodhunter #streetfoods #kuetradiaional #jajanantradisional #foodculture #foodtravel #urbanfood #jogjafood #jogjakuliner #makandijogja #kulinerjogja #foodgramyk #indonesiansnack #masakanindonesia #kulinerindonesia #ondeonde #klepon #puthu #cenil #lumpia

A post shared by Onde Onde Pak Djadi (@ondeondepakdjadi) on

Terkenal dengan cita rasa yang lezat, onde-onde menggunkan isi kacang hijau yang lembut dan bertaburan wijen pada lapisan luarnya.

Salah satu yang paling terkenal adalah yang berdagang di depan Gardena Departement Store, kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dikenal dengan nama onde-onde Gardena. Untuk menyantapnya, kamu cuma perlu membayar Rp 2 ribu per buahnya. (lgi)

Baca juga:

Perjalanan Panjang Pie Susu Hingga Menjadi Buah Tangan Khas Bali

#Yogyakarta #Kuliner Yogyakarta #Jajanan Pasar #Jajanan Tradisional #Jajanan Murah Meriah #Jajanan Khas Indonesia #Wisata Indonesia #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Bagikan