Jadi Tersangka KPK, Setya Novanto Tetap Pimpin DPR

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Selasa, 18 Juli 2017
Jadi Tersangka KPK, Setya Novanto Tetap Pimpin DPR

Ketua DPR RI Setya Novanto. (AntaraFoto/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan tidak ada perubahan konfigurasi pimpinan DPR RI pascapenetapan tersangka Ketua DPR RI Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus pengadaan e-KTP yang merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun. Ia menjelaskan bahwa hal itu sesuai aturan yang terlampir dalam UU MD3.

"Pada intinya, saya ingin sampaikan bahwa sesuai dengan UU MD3 adalah hak dari setiap anggota dalam proses hukum tetap menjadi anggota DPR sampai proses hukum itu mengalami keputusan akhir yang tetap atau inkracht," katanya saat menggelar konferensi pers di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).

Lebih lanjut, politisi Gerindra ini menyebut, selama tidak ada perubahan dari partai atau fraksi yang mengusung maka tidak ada perubahan pimpinan.

"Dan dalam persoalan pimpinan sejauh tidak ada perubahan dari partai atau fraksi yang mengusung maka tidak akan ada perubahan juga dalam konfigurasi kepemimpinan di DPR. Boleh disimpulkan bahwa pimpinan DPR RI tetap seperti sekarang ini," tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Keahlian DPR RI Johnson Rajagukguk menjelaskan bahwa pimpinan DPR bisa diberhentikan jika pimpinan tersebut meninggal dunia, mengundurkan diri, dan diberhentikan.

"Dalam UU MD3 nomor 17 tahun 2014 dalam pasal 87 tegas dikatakan bahwa pimpinan DPR bisa diganti karena meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan," terangnya.

Namun, katanya, jika pimpinan DPR tersandung kasus hukum maka pasal 87 ayat 2 khususnya huruf c pemberhentian bisa dilakukan manakala ada putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, itu pun karena melakukan tindak pidana dengan diancam hukuman 5 tahun atau lebih.

"Karena ini baru tersangka maka tidak ada pengaruh terhadap kedudukan Novanto sebagai ketua DPR," tandasnya. (Fdi)

Baca juga berita lain terkait penetapan tersangkat Setya Novanto di: Setnov Tersangka, Fahri Hamzah Tegaskan Kinerja DPR Tak Terganggu

#Tersangka Korupsi #Fadli Zon #Setya Novanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Mendunia, KMI 2026 Siap Digelar di Makassar
KMI 2026 digelar di Makassar pada 30 Oktober–1 November. Sebanyak 500 delegasi akan membahas royalti, hak cipta, AI, dan ekosistem musik Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Mendunia, KMI 2026 Siap Digelar di Makassar
Indonesia
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
memperkuat kontribusi UNESCO dalam menghadapi tantangan global, Indonesia mengajukan tiga prioritas utama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
Fun
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, kini menjadi Museum Bing Slamet dengan koleksi sejarah, memorabilia, dan fasilitas interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Indonesia
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Fadli berharap pengajuan seni tradisional Melayu ini bisa memperkuat visibilitas Zapin di tingkat global serta menunjukkan keragaman ekspresi budaya di kawasan Asia Tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Tradisi
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Taman Mini Indonesia di Polandia siap diperluas! Kementerian Kebudayaan bakal tambah anjungan rumah adat lintas provinsi di Eropa. Cek detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Indonesia
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Adanya efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada revitalisasi Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Indonesia
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Deklarasi negara-negara BRICS juga menyatakan bahwa kebudayaan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional pada masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Bagikan