Isu Reshuffle Mencuat, Gerindra Klaim Prabowo Sering Diminta Pendapat Jokowi
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad usai Rapat Paripurna DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2022). ANTARA/Melalusa Susthira K
MerahPutih.com- Wacana perombakan kabinet memanas belakangan ini. Bahkan isunya, kepastian itu akan diumumkan pada Rabu 1 Februari 2023.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menuturkan, sang Ketua Umum Prabowo Subianto diminta pendapat oleh Presiden Joko Widodo.
Baca Juga:
Santer Isu Reshuffle Kabinet, Dua Menteri NasDem tak Hadiri Ratas di Istana
"Pak Prabowo sering ke istana saya belum tahu apakah dalam salah satu kunjungan itu kemudian dimintai pendapat reshuffle," kata Dasco kepada wartawan yang dikutip di Jakarta, Rabu (1/2).
Sementara itu, ia menegaskan, Gerindra tidak memiliki kapasitas mencampuri urusan reshuffle, sehingga tidak ada yang pembahasan serius. Apalagi tidak ada penawaran posisi menteri tambahan.
"Toh kami juga enggak ditawari tambahan menteri. Kalau ditawari ya mungkin bicaranya serius tentang siapa kan gitu," tutur Dasco yang juga Wakil Ketua DPR ini.
Sekedar informasi, isu perombakan kabinet Indonesia Maju semakin menguat 1 Februari 2023 yang jatuh pada hari Rabu Pon.
Baca Juga:
Isu Reshuffle, Istana Sebut Jokowi Ada Agenda Internal Besok Siang
Publik menantikan apakah Presiden Joko Widodo akan kembali mengumumkan adanya reshuffle pada Rabu ini.
Sebab, sebagaimana sebelumnya, hari Rabu Pon sering digunakan Jokowi untuk mengumumkan keputusan merombak kabinet. Presiden Jokowi pun memberikan keterangannya soal kemungkinan reshuffle.
Presiden menyatakan, publik sebaiknya menunggu apa yang terjadi Rabu hari ini. Jokowi juga menjelaskan kegiatan yang akan dilakukannya pada hari ini. Salah satunya berkunjung ke Bali. (Knu)
Baca Juga:
Santer Isu Reshuffle Kabinet, Dua Menteri NasDem tak Hadiri Ratas di Istana
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Komisi I DPR Kecam Serangan Israel ke Gaza, Singgung Peran Board of Peace
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Orang Dekat Prabowo sebut Isu Polri di Bawah Kementerian Disengaja untuk Melemahkan Presiden
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
DPR RI Desak Reformasi Total Penegak Hukum Pasca Berlakunya KUHP Baru
Komisi II DPR RI Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 7 Persen, Kunci Pemerintahan Efektif dan Sehat
Strategi Komisi XI DPR RI Akselerasi Ekonomi 2026 Melalui Perlindungan Sosial dan Subsidi Tepat Sasaran
Buntut Trading Halt Beruntun, Dirut BEI Buktikan Tanggung Jawab Moral Melalui Pengunduran Diri
LPSK Dinilai Lamban Tangani Kasus di Daerah, DPR Desak Pembentukan Kantor Perwakilan Provinsi