Iran: Krisis Timur Tengah Berakhir Jika Israel Angkat Kaki dari Jalur Gaza

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 19 April 2024
Iran: Krisis Timur Tengah Berakhir Jika Israel Angkat Kaki dari Jalur Gaza

Anak-anak terlihat di antara reruntuhan setelah serangan udara Israel di kota Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah, Selasa (2/4/2024). ANTARA/Xinhua/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Iran menegaskan akan mengakhiri ketegangan di Timur Tengah saat ini jika Israel menghentikan operasi militer terhadap Palestina, alias angkat kaki dari Jalur Gaza.

“Alasan utama berlanjutnya krisis di kawasan ini adalah kejahatan rezim Zionis (Israel) terhadap penduduk sipil, terutama terhadap perempuan dan anak-anak di Gaza,” kata Duta Besar Iran untuk Moskow Kazem Jalali, dilansir kantor berita Rusia Sputnik, Jumat (19/4).

Baca juga:

5 Saran Banggar DPR untuk Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Isarel-Iran

Menurut Jalali, kunci untuk menyelesaikan krisis saat ini terletak pada mengakhiri genosida terhadap warga Palestina. Jalali juga mengatakan Teheran menganggap tanggapannya terhadap serangan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus sudah selesai.

Namun pada saat yang sama, kata dia, negaranya siap menanggapi dengan cara yang lebih serius terhadap setiap langkah baru Israel terhadap Iran. Dilansir dari Antara, operasi Iran melawan Israel, bersifat terbatas dan tidak ditujukan terhadap sasaran sipil.

Pada 1 April, Israel melancarkan serangan udara terhadap gedung konsuler Kedutaan Besar Iran di Damaskus, menghancurkan gedung tersebut. Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan tujuh anggotanya tewas dalam serangan itu, termasuk dua komandannya.

Baca juga:

PM Israel Sebut akan Balas Serangan Iran dengan Bijak

Pada tanggal 2 April, Kementerian Kesehatan Suriah mengatakan bahwa serangan itu juga telah menewaskan empat warga Suriah dan melukai 13 lainnya.

Kemudian pada 13 April, IRGC Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal ke Israel dalam serangan langsung pertamanya di wilayah Israel, menurut data Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Juru bicara IDF Daniel Hagari mengatakan bahwa Israel telah mencegat 99 persen target udara yang ditembakkan Iran, termasuk semua drone. Televisi pemerintah Iran mengatakan semua rudal hipersonik mencapai sasarannya. (*)

Baca juga:

Iran Sebut Serangan ke Israel sesuai Pasal 51 Piagam PBB

#Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
Aljazair Putus Hubungan dengan Uni Emirat Arab, Ruang Udara Ditutup
Pernyataan itu menyebutkan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai respons atas eskalasi tindakan provokatif UEA yang tidak lagi dapat ditoleransi karena mengusik kedaulatan dan urusan dalam negeri Aljazair.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Aljazair Putus Hubungan dengan Uni Emirat Arab, Ruang Udara Ditutup
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Badai Debu Menerpa Suriah, Langit Homs Berubah Merah
Fenomena itu menarik perhatian setelah sejumlah gambar dan video beredar.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Badai Debu Menerpa Suriah, Langit Homs Berubah Merah
Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Indonesia
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
Dunia
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan AS memiliki sekitar 2.200 rudal Patriot varian terbaru dan 452 rudal THAAD sebelum konflik dengan Iran dimulai.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Indonesia
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Trump mungkin akan menangguhkan serangan dan kembali berunding dengan Iran jika ada "kemajuan langsung pada upaya diplomasi".
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS
Iran akan menyerang infrastruktur minyak, gas, ekonomi, dan pembangkit listrik di seantero Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS
Dunia
Iran Serang Sistem Rudal Patriot Pangkalan AS di Kuwait
Kota pelabuhan Bandar Abbas, salah satu pusat perdagangan terpenting di Iran bagian selatan, dilaporkan hampir sepenuhnya terisolasi akibat pengeboman Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Iran Serang Sistem Rudal Patriot Pangkalan AS di Kuwait
Bagikan