Iran Kirim Pesan ke AS Soal Serangan ke Israel, Tegaskan Tak Ingin Perang

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 04 Oktober 2024
Iran Kirim Pesan ke AS Soal Serangan ke Israel, Tegaskan Tak Ingin Perang

Pemboman oleh tentara Israel, pada 23 November 2023. (Ayal Margolin/JINI melalui Xinhua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Iran telah memberi tahu Amerika Serikat melalui perantaranya bahwa setiap serangan Israel terhadap Iran akan menghadapi respons penargetan infrastruktur Israel.

Dalam pernyataan eksklusif kepada Al Jazeera, yang dikutip Jumat (4/10), seorang pejabat Iran mengatakan bahwa negaranya telah mengirim pesan ke AS melalui Qatar, membahas meningkatnya ketegangan regional setelah serangan rudal Iran terhadap Israel.

Dalam pesan tersebut, Iran menekankan tidak menginginkan perang regional. Pada hari Rabu, Israel berjanji untuk menanggapi serangan tersebut setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menembakkan serangan rudal balistik dua gelombang ke sasaran militer dan keamanan di Israel.

Iran mengatakan serangan rudal hari Selasa merupakan respons terhadap serangan Israel terhadap Jalur Gaza dan Lebanon yang terkepung, serta terbunuhnya pejabat penting di Hizbullah dan kelompok Palestina Hamas.

Baca juga:

Bahas Serangan Israel ke Lebanon, Liga Arab Gelar Pertemuan Darurat

Tembakan sekitar 200 proyektil tidak menimbulkan korban karena sebagian besar rudal berhasil dicegat menurut tentara Israel.

AS telah berulang kali berjanji untuk mendukung sekutu dekatnya, Israel. Kimberly Halkett dari Al Jazeera melaporkan dari Washington bahwa pesan Iran yang dikirim ke AS tampaknya merupakan tanggapan terhadap komentar Presiden Joe Biden pada hari Rabu di mana ia mengatakan Israel memiliki hak untuk menanggapi serangan rudal tersebut.

“Biden mengatakan Israel memiliki hak untuk membalas serangan Iran baru-baru ini, tidak seperti apa yang terjadi pada bulan April ketika Iran menargetkan Israel dan Gedung Putih memperingatkan Israel untuk tidak membalas,” kata Halkett. (ikh)

#Iran
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Gambar yang ditampilkan menjadi peringatan langsung kepada Amerika Serikat agar tidak mencoba melakukan serangan militer terhadap negara tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Dunia
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Dunia
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Komando Pusat AS menyebut kelompok kapal induk itu berada di Samudra Hindia, bukan di Laut Arab yang berbatasan langsung dengan Iran.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
 Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Indonesia
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
“Dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri serta pengalaman berharga di masa lalu, Iran lebih siap dari sebelumnya dan akan merespons secara komprehensif, tegas."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
Dunia
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyatakan keprihatinan mendalam mengenai potensi dampak terhadap stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Dunia
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Human Rights Activists News Agency yang berbasis di Amerika Serikat melaporkan jumlah korban tewas akibat aksi protes nasional di Iran telah melampaui 2.500 orang
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Indonesia
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Situasi Iran kian memanas usai ancaman invasi AS dan kerusuhan meluas. Komisi I DPR RI meminta Kemlu menyiapkan evakuasi demi keselamatan WNI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Indonesia
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Situasi keamanan Iran memanas usai ancaman invasi Amerika Serikat. Kemlu RI mengimbau WNI menunda perjalanan dan meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Dunia
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Besarnya jumlah korban mengingatkan pada kekacauan yang menyertai Revolusi Islam 1979.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Indonesia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Berdasarkan penilaian KBRI dan dengan memperhatikan kondisi di lapangan hingga Senin (12/1), evakuasi juga belum diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Bagikan