Iran Kembali Buka Kedutaan Besar di Arab Saudi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 07 Juni 2023
Iran Kembali Buka Kedutaan Besar di Arab Saudi

Ketegangan antara Riyadh dan Tehran meningkat sejak Arab Saudi mengeksekusi mati ulama terkenal Syiah pada 2 Januari 2016. (www.wikipedia.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hubungan diplomatik antara Iran dan Arab Saudi berjalan ke arah yang lebih baik. Kedua negara tersebut telah menjalin negosiasi selama dua tahun yang ditengahi Irak dan Oman.

Pada Selasa (6/6), Iran membuka kembali kedutaan besarnya di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, setelah tujuh tahun tutup karena konflik diplomatik.

Media melaporkan acara pembukaan kembali Kedubes Iran itu dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Iran Alireza Begdali dan perwakilan Iran di Jeddah Hassan Zarnagar Abargoui.

Baca Juga:

ASEAN Kirim Rp 24,4 Miliar Buat Korban Bencana di Myanmar

Selain membuka kedutaan besar, Iran juga akan membuka kembali konsulatnya di kota pelabuhan Saudi, Jeddah, pada Rabu (7/6).

Pada akhir Mei, Iran menunjuk diplomat senior Alireza Enayati sebagai duta besar baru untuk Arab Saudi. Enayati, yang mengepalai Departemen Teluk Persia di Kementerian Luar Negeri Iran, sebelumnya bertugas sebagai perwakilan Iran di Kuwait.

Dikutip Antara, pemberitahuan mengenai pembukaan kembali misi diplomatik Iran di Arab Saudi dikeluarkan pada Senin (1/6) oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Nasser Kanaani setelah menteri luar negeri Iran dan Saudi bertemu di sela-sela pertemuan BRICS di Afrika Selatan.

Baca Juga:

Lebih Dari 200 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan KA di India

Pada Maret, kedua negara di Teluk Persia itu sepakat untuk memulihkan hubungan diplomatik setelah negosiasi selama dua tahun yang ditengahi Irak dan Oman.

Sementara itu, Tiongkok menjadi mediator pada pembicaraan tingkat akhir, yang diikuti dengan pertemuan menteri-menteri luar negeri pada April di Beijing, yang kemudian sepakat untuk membuka kembali misi diplomatik di kedua negara.

Arab Saudi juga dikabarkan membuat persiapan membuka kembali misi diplomatiknya di Iran, namun rencana tersebut belum final.

Arab Saudi menutup kedutaannya di Teheran dan konsulat di Mashhad pada Januari 2016 setelah massa yang marah menyerang mereka menyusul eksekusi ulama terkemuka Syiah Saudi Sheikh Nimr Al-Nimr. (*)

Baca Juga:

Sekjen NATO Tanggapi Peluncuran Satelit Militer Korut

#Iran #Arab Saudi
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Kemenlu Bersiap Hadapi Perang AS-Iran, Evakuasi WNI Jadi Utama
KBRI Teheran harus aktif mengimbau seluruh WNI di Iran agar selalu waspada, mengikuti arahan resmi, serta menyiapkan langkah darurat
Alwan Ridha Ramdani - 53 menit lalu
DPR Desak Kemenlu Bersiap Hadapi Perang AS-Iran, Evakuasi WNI Jadi Utama
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris, Iran: Eropa Sibuk Mengipasi Api.
Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi tambahan terhadap 15 pejabat keamanan dan peradilan Iran, termasuk komandan IRGC dan perwira polisi senior
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 21 menit lalu
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris, Iran: Eropa Sibuk Mengipasi Api.
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia yang berada di Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Dunia
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Melalui Selat Hormuz, sebagian besar dari 20 juta barel minyak dan produk minyak bumi diangkut setiap hari mencapai pasar Asia, terutama China.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Dunia
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Gambar yang ditampilkan menjadi peringatan langsung kepada Amerika Serikat agar tidak mencoba melakukan serangan militer terhadap negara tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Dunia
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Dunia
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Komando Pusat AS menyebut kelompok kapal induk itu berada di Samudra Hindia, bukan di Laut Arab yang berbatasan langsung dengan Iran.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
 Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Indonesia
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
“Dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri serta pengalaman berharga di masa lalu, Iran lebih siap dari sebelumnya dan akan merespons secara komprehensif, tegas."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
Olahraga
Pantang Menyerah, Arab Saudi Masih Pantau Situasi Vinicius Junior di Real Madrid
Arab Saudi kini masih memantau situasi Vinicius Junior di Real Madrid. Namun, ia mengungkapkan ingin bertahan di Bernabeu, meskipun dicemooh penggemar.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pantang Menyerah, Arab Saudi Masih Pantau Situasi Vinicius Junior di Real Madrid
Bagikan