IPW: Oknum KPK Pakai Jurus Pendekar Mabuk Cegah Firli Jadi Ketua

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 12 September 2019
IPW: Oknum KPK Pakai Jurus Pendekar Mabuk Cegah Firli Jadi Ketua

Irjen Pol Firli Bahuri lolos jadi Capim KPK (Foto/Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebut oknum wadah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memakai jurus pendekar mabuk untuk mencegah Irjen Firli Bahuri jadi ketua.

Mereka disebut melakukan berbagai manuver politik serta pembunuhan karakter tanpa fakta hukum, dengan menggelar berbagai aksi dan jumpa pers.

Baca Juga

Irjen Firli Digadang Calon Kuat Ketua KPK, IPW: Barisan Novel Baswedan Gentar

Neta menyebut, dalam jumpa persnya oknum KPK tersebut tidak menyebutkan bukti tuduhan mereka secara konkrit, misalnya kapan sidang etik pernah dilakukan terhadap Firli.

"Seperti apa keputusan sidang etik itu, dan nomor berapa surat keputusan sidang etik itu. Sehingga IPW menilai jumpa pers oknum KPK itu hanya sebuah manuver politik pembunuhan karakter untuk mengganjal Firli menjadi ketua KPK," ujar Neta kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (12/9).

Neta melanjutkan, dari penelusuran IPW ada dua masalah yg dituduhkan oknum KPK terhadap Firli. Yakni pertemuan dengan mantan Gubernur NTB TGB Zainul Majdi dan pertemuan dengan pejabat BPK.

Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane

"Dari penelusuran IPW, dalam kasus TGB, Firli tak melanggar etik atau melanggar pasal 36 UU No 30 tahun 2002," jelas Neta.

Sedangkan terkait pertemuan dengan pimpinan BPK, dari penelusuran IPW tersimpul bahwa Firli menjemput wakil ketua BPK Bahrul Akbar.

Baca Juga

Pimpinan KPK Sebut Irjen Firli Langgar Kode Etik Berat

Saat itu staf deputi penindakan, Jeklin dan Ayu tahu persis bahwa Bahrul datang ke KPK dan di ruangan Firli tak lebih 3 menit. Firli baru tahu belakangan bahwa Bahrul Akbar dipanggil oleh penyidik Rizka setelah sekertarisnya memberitahu.

Firli juga sudah menjelaskan hal ini kepada Pansel KPK. Kepada pansel, Firli menjelaskan ia menjemput Bahrul akbar karena dia adalah pejabat negara, wakil ketua BPK dan ternyata dia dipanggil penyidik KPK sebagi saksi ahli. Saat di ruangan belum ada pembicaraan terkait kepentingan Bahrul dipanggil KPK.

"Soal pertemuan inipun sudah diklarifikasi oleh 5 pimpinan KPK. Saat itu pimpinan KPK menegaskan tidak ada masalah. Tapi anehnya kenapa sekarang oknum KPK mempermasalahkannya. Disini terlihat bahwa oknum KPK melakukan manuver politik dan pembunuhan karakter pada Firli," jelas Neta.

Baca Juga

Irjen Firli Enggan Beberkan Rahasia Strategi Berantas Korupsi

Neta berharap Komisi III DPR tidak terpengaruh dengan manuver oknum KPK dan jangan mau disandera opini sesat yg dibangun oleh segelintir oknum KPK.

"Sebab dari penelusuran IPW sesungguhnya masih banyak pegawai KPK yang menanti kehadiran Firli sebagai ketua di lantai 15 gdung merah putih. Sedangkan oknum yg terus menurus membully Firli hanya segelintir pegawai KPK dan tuduhan mereka bahwa firli melanggar etik tanpa disertai bukti," terang Neta. (Knu)

#Neta S Pane #IPW #Capim KPK
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
IPW Nilai Putusan MK Picu Gejolak di Tubuh Polri, PP Bisa Jadi Jalan Tengah
Putusan tersebut dinilai menciptakan ketidakpastian hukum bagi ribuan anggota Polri yang saat ini bertugas di luar struktur institusi kepolisian.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
IPW Nilai Putusan MK Picu Gejolak di Tubuh Polri, PP Bisa Jadi Jalan Tengah
Indonesia
IPW Apresiasi Langkah Tegas TNI-Polri, Sebut Aspirasi Harus Dilakukan dengan Cara Damai
IPW mengapresiasi langkah tegas TNI-Polri. Masyarakat diminta untuk menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan tidak merusak fasilitas umum.
Soffi Amira - Kamis, 04 September 2025
IPW Apresiasi Langkah Tegas TNI-Polri, Sebut Aspirasi Harus Dilakukan dengan Cara Damai
Indonesia
Mobil Brimob Pelindas Ojol Affan Kurniawan hingga Tewas Bergerak Ugal-ugalan dan ‘Tanpa Komando’, Pengamat: Ini Pidana Berat!
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai, pengejaran oleh rantis Brimob hingga melindas pengemudi ojek online adalah pelanggaran prosedur.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Agustus 2025
Mobil Brimob Pelindas Ojol Affan Kurniawan hingga Tewas Bergerak Ugal-ugalan dan ‘Tanpa Komando’, Pengamat: Ini Pidana Berat!
Indonesia
Desak Presiden Prabowo Cabut Perpres 66/2025, IPW: Bertentangan dengan Aturan dan Isi UUD 1945
Menurut Ketua IPW Sugen Teguh, berdasarkan hierarki peraturan perundang-undangan, Perpres adalah aturan yang berada di bawah UUD 45 dan UU sehingga Perpres harus mengacu pada Konstitusi atau UU sebagai alat kontrol atas kewenangan Presiden dalam membentuk Perpres.
Frengky Aruan - Senin, 26 Mei 2025
Desak Presiden Prabowo Cabut Perpres 66/2025, IPW: Bertentangan dengan Aturan dan Isi UUD 1945
Indonesia
Kasus Pagar Laut Mandek, Kejagung dan Polri Diminta Hilangkan Ego Sektoral
Menurut Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, publik menunggu bagaimana ending dari kasus pagar laut.
Frengky Aruan - Jumat, 25 April 2025
Kasus Pagar Laut Mandek, Kejagung dan Polri Diminta Hilangkan Ego Sektoral
Indonesia
Penetapan Tersangka Dirut Jak TV Dinilai Bertentangan dengan Kebebasan Pers
Pengamat kepolisian melihat penetapan tersangka terhadap jurnalis Jak TV adalah tindakan tak tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 April 2025
Penetapan Tersangka Dirut Jak TV Dinilai Bertentangan dengan Kebebasan Pers
Indonesia
Terkait Kasus Asusila dan Narkoba Eks Kapolres Ngada, IPW Beri Catatan untuk Polri
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menyoroti kasus dugaan asusila dan narkoba oleh mantan Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Maret 2025
Terkait Kasus Asusila dan Narkoba Eks Kapolres Ngada, IPW Beri Catatan untuk Polri
Indonesia
Kasus Pemerasan Penonton DWP oleh Oknum Polisi Masuk Pidana Korupsi, Ada Potensi TPPU
Menurut pengamat, pemerasan dalam jabatan ini bisa didalami modus, motif serta aliran dana kepada pihak lain lewat proses pemeriksaan pidana
Frengky Aruan - Senin, 06 Januari 2025
Kasus Pemerasan Penonton DWP oleh Oknum Polisi Masuk Pidana Korupsi, Ada Potensi TPPU
Indonesia
IPW Duga Polisi Sudah Pegang Bukti Awal Keterlibatan Budi Arie
Budi Arie adalah Ketua Tim Pencegahan daripada Keppres Nomor 21
Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Desember 2024
IPW Duga Polisi Sudah Pegang Bukti Awal Keterlibatan Budi Arie
Indonesia
PBHI Endus Uji Capim KPK Sekadar Formalitas
Julius memandang lima orang pimpinan dan dewan pengawas KPK yang ditetapkan DPR malah punya rekam jejak buruk
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 November 2024
PBHI Endus Uji Capim KPK Sekadar Formalitas
Bagikan